Sabtu, 22 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Rencana Pemkab Bangun Gedung Rp 52 M, Awas Potensi Macet Pusat Kota!

08 Januari 2020, 11: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Kawasan simpang lima Sukoharjo yang rencananya didirikan gedung pertemuan

Kawasan simpang lima Sukoharjo yang rencananya didirikan gedung pertemuan (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Rencana pemkab membangun gedung pertemuan senilai Rp 52 miliar di kawasan simpang lima Sukoharjo mendapat sorotan dari dosen Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Alpha Febela Priyatmono. Dia mengingatkan potensi kemacetan di lokasi tersebut.

“Masalah yang akan ditemui ketika (massa) keluar dari gedung pertemuan. Otomatis secara bersamaan. Maka perlu dicermati terkait analisa dampak lalu lintas di sekitarnya. Apakah berpotensi menimbulkan kemacetan atau tidak," terangnya, Senin (6/1).

Kekhawatiran Alpha cukup beralasan. Mengingat lokasi gedung berada di sudut simpang lima Sukoharjo Jalan Veteran, Sukoharjo dengan frekuensi kendaraan cukup padat.

Tidak kalah pentingnya adalah ketersediaan lahan parkir bagi pengguna gedung pertemuan. "Kalau dilihat kapasitas parkir masih terbatas dan bisa meluber hingga jalan protokol. Salah satu solusinya bisa dengan membuat parkir basement," ungkap dia. Alpha juga mempertanyakan fungsi gedung apakah hanya untuk kegiatan pertemuan atau lainnya. 

Kabid Aset Daerah Badan Keuangan Daerah (BKD) Sukoharjo Sujarwo mengatakan, tidak menutup kemungkinan gedung tersebut multifungsi. Menilik kapasitasnya mencapai 2.400 orang.

"Grand desain sudah fix. Pengadaan gedung pertemuan sudah melalui proses pengkajian. Baik lalu lintas, parkir, maupun kapasitas tampungan," katanya.

Selain itu, pemkab merasa belum memiliki gedung representatif. "Kami sudah tiga kali memaparkan pada bupati. Masih ada beberapa saran,” ujarnya. (rgl/wa)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia