Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

Paslon Independen Mulai Gerilya

10 Januari 2020, 09: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Komisoner KPU Klaten Divisi Teknis Penyelenggaraan Samsul Huda

Komisoner KPU Klaten Divisi Teknis Penyelenggaraan Samsul Huda

Share this      

KLATEN – Salah satu pasangan calon (paslon) independen serius menatap pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Klaten, tahun ini. Mereka yakni pasangan Sukirdiyono-Sipon. Bukan dari partai politik, mereka justru berangkat dari komunitas Tikus Pithi.

Sejauh ini, tim dari paslon tersebut sudah mulai mengumpulkan persyaratan nyalon lewat jalur independen. Bahkan, operator mereka sudah mengikuti sesi bimbingan teknis (bimtek) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten. Terkait tata cara memasukkan data dukungan paslon independen ke dalam sistem informasi pencalonan pemilu (silon).

“Sudah dua kali operatornya mengikuti bimtek. Pertama pada Desember, dan terakhir 3 Januari kemarin. Sudah kami beri password dan username untuk memasukan data dukungan. Jika ada kendala, bisa datang ke help desk KPU Klaten,” terang Komisoner KPU Klaten Divisi Teknis Penyelenggaraan Samsul Huda, kemarin (9/1).

Sejatinya, paslon Sukirdiyono-Sipon tidak sendiri. Bimtek juga diikuti operator dari calon independen Anang Widayaka. Hanya saja, saat bimtek materi simulasi di hari kedua, operator dari Anang Widayaka tidak membawa laptop.

“Mereka sempat pulang, alasannya mau ambil laptop. Tapi tidak kembali, sehingga yang menjalani pelatihan hanya operator dari Sukirdiyono-Sipon. Kami pun tidak bisa memaksakan,” urai Samsul.

Samsul menambahkan, batas akhir memasukkan data dukungan ke silon hingga 19-23 Februari mendatang. Termasuk penyerahan persyaratan dalam bentuk hard copy ke KPU. Nantinya, syarat berupa fotokopi e-KTP dan surat pernyataan dukungan tersebut akan dihitung serta diverifikasi.

Syarat calon independen, harus mengumpulkan dukungan dari 65.295 orang. Tersebar di 14 kecamatan. “23 Februari hanya sebatas menghitung jumlah dukungan saja. Apakah memenuhi syarat atau tidak? Jika memenuhi syarat, dilanjutkan tahapan penelitian administrasi hingga verifikasi faktual di lapangan,” urainya.

Memasukan data dukungan bukan pekerjaan mudah. Karena mencapai 65 ribu orang. Sedangkan setiap orang terdapat sembilan item yang harus diisi dalam data dukungan tersebut. Mulai dari nama hingga jenis pekerjaan.

Nantinya, KPU Klaten akan menggelar rapat pleno terkait penetapan paslon independen, Mei. Apakah memenuhi persyaratan atau tidak. Jika tidak, otomatis gugur. Jika memenuhi syarat, dipersilakan mendaftar bersamaan dengan calon dari jalur partai pada 16-18 Juni.

Saat dikonfirmasi, operator paslon Sukirdiyono-Sipon, Retno Kuntari mengaku sudah mulai mengumpulkan data dukungan. Namun, dia enggan menyebut jumlahnya. “Nanti saat memasukan data dukungan, dibantu lima operator lainnya. Kami optmistis bisa mengumpulkan data dukungan hingga batas waktu penyerahan,” ujarnya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia