Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Olahraga

Malam Ini,Persis Solo Vs Persebaya Surabaya: Ini Pertandingan Syukuran

11 Januari 2020, 09: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Coach Salahudin memberikan instruksi ke para pemain Persis Solo pada sesi latihan di Lapangan Klumprit Sukoharjo, beberapa waktu lalu

Coach Salahudin memberikan instruksi ke para pemain Persis Solo pada sesi latihan di Lapangan Klumprit Sukoharjo, beberapa waktu lalu (NIKKO AUGLANDY/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Persis Solo kembali ke tanah Surabaya. Setelah terakhir kali ke kota itu, 2012 silam. Persis akan menjajal kekuatan tuan rumah Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, malam ini (11/1).

Laga pramusim ini digelar untuk mengikat tali silaturahmi antarsesama klub legenda, yang memang sudah lama tak bertemu di lapangan hijau. Kebetulan kedua kubu suporter memang cukup harmonis. Laga nanti malam bertajuk Persebaya Forever Game.

Pelatih kepala Persis Solo Salahudin memastikan, dia membawa para pemain terbaiknya. Meski akan melawan klub Liga 1, Salahudin enggan mengibarkan bendera putih sebelum laga benar-benar berakhir.

“Pada dasarnya lawan kita adalah peserta Liga 1 yang hebat. Apalagi lawan punya nama besar. Tapi di sepak bola, tidak ada yang tidak bisa dikalahkan. Kami tak boleh takut lawan siapapun. Kalau mental sudah takut duluan, enggak usah main saja kalau gitu,” tegas Salahudin, Jumat (10/1).

Menurut dia, tujuan melawan Persebaya utamanya untuk melihat kedalaman kerangka bayangan Persis, yang saat ini tengah dibentuknya. “Kami ingin belajar dari mereka (Persebaya). Mereka tim pengalaman. Kami harus belajar lawan tim komposisi Liga 1 seperti apa. Yang pasti, kami akan main pressure sejak awal,” terangnya.

Sementara Green Force sepertinya akan memainkan para pemain lokalnya. Tim tersebut tak akan menurunkan tiga amunisi asing yang sudah pasti resmi bergabung. Baik itu Mahmoud Eid, David Da Silva, maupun Aryn Williams. Mahmoud Eid baru hadir beberapa hari yang lalu dengan tim, sedangkan dua pemain asing lainnya masih menjalani liburan. Mereka baru akan bergabung akhir bulan ini dengan tim.

“Kalau Mahmoud cedera, Persebaya juga yang rugi nanti. Makanya, itu alasan dia (Mahmaoud, Red) sengaja tak kami mainkan. Kita ingin fokus melihat permainan dia di sesi latihan saja nanti,” ujar Head coach Persebaya Aji Santoso.

Meski demikian, Persis tetap harus antisipasi. Tim lawan punya berjejer pemain berkualitas. Di antaranya Hansamu Yama, Rachmat Irianto, Rendi Irwan, Bayu Nugroho, Patrich Wanggai, Supriadi, hingga Irfan Jaya.

“Gelandang dan striker mereka bagus-bagus. Biasanya bola akan berasal dari sayap dan mengarah ke tengah. Inilah pergerakan yang akan kami antisipasi salah satunya,” sambung coach Salahudin.

Di lain sisi Aji Santoso ikut lega karena bintang musim lalu Osvaldo Haay dan amunis baru Ricky Kambuaya (eks PSS Sleman) mulai bergabung latihan, kemarin. Sayangnya, dia belum memberi kepastian kedua nama ini akan dimainkan di laga uji coba.

“Osvaldo baru datang dan masih akan kita lihat situasinya. Termasuk Kambuaya juga. Kalau kondisinya fit, tentu bisa kita mainkan,” ujar Aji Santono.

Mantan pelatih PSIM Jogja musim lalu tersebut tak menampik bahwa laga uji coba ini sejatinya kurang ideal. Hal ini lantaran tim baru kembali bergabung di sesi latihan sepekan terakhir. Setelah lama diliburkan, usai kompetisi Liga 1 2019 berakhir 21 Desember lalu.

“Yang jelas ini pertandingan syukuran. Semoga anak-anak bisa menghibur penonton. Ini bukan cari kalah menang. Kita juga ingin melihat pemain baru. Chemistry tentu butuh waktu, dan ini jadi ajang latihan kita juga,” terangnya.

”Sembilan pertandingan kita main tanpa suporter. Tentu ini seperti lepas kangen kita dengan para Bonek. Semoga kita bisa menghibur mereka semua,” sambung Aji Santono. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia