Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Olahraga

Berangkat Surabaya Pagi Ini, Pasoepati-Surakartans Siap Bisingkan GBT

11 Januari 2020, 12: 03: 47 WIB | editor : Perdana

Berangkat Surabaya Pagi Ini, Pasoepati-Surakartans Siap Bisingkan GBT

SOLO - Ribuan Pasoepati dipastikan akan memerahkan markas Persebaya Surabaya. Begitu juga dengan suporter Persis lain, Surakartans yang siap tret-tet-tet ke Kota Pahlawan demi mendukung tim kebanggaan mereka dalam laga uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), malam ini (11/1).

Forever Game ini bakal mempertemukan dua klub legenda, Persis Solo vs Persebaya Surabaya. Baik Pasoepati maupun Surakartans telah berangkat ke Kota Pahlawan, pagi ini.

Meski akan jadi minoritas di tribun GBT, Pasoepati dan Surakartans siap all out, tanpa henti bernyanyi untuk mendukung Hapidin dkk. Ya, bertandang di Surabaya, tentu tribun stadion bakal lebih dipenuhi Bonek.

Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo mengakui, pihaknya sudah mendata ada 3.070 Pasoepati yang datang. Ini sesuai pembelian tiket yang dibuka oleh DPP Pasoepati untuk tur resmi Pasoepati ke Surabaya.

DPP Pasoepati memberangkatkan beberapa bus maupun kendaraan pribadi secara bersama-sama dari Solo pagi ini.
”Intinya kami bakal all out dan tak sabar satu tribun lagi dengan kawan-kawan Bonek,” terang Aulia Haryo Suryo.

Pria yang akrab disapa Rio tersebut mengakui sudah intens berkomunikasi dengan pentolan Bonek. “Harapannya berjalan dengan lancar. Baik dalam perjalanan, saat pertandingan, maupun kepulangan kami. Mereka (Bonek) sangat welcome atas niat baik kami ke sana,” imbuhnya.

Ya, hubungan suporter Persis dan Persebaya cukup terjalin dengan harmonis. Di masa lalu, memang sempat terjadi kerenggangan, terutama pada 2010 silam. Ribuan Bonekmania yang hendak bertolak ke Bandung terlibat friksi dengan warga Kota Solo dan sekitarnya dalam perjalanan melalui kereta api.

Namun, kini suasana telah mencair dan hubungan kedua suporter begitu harmonis.
Termasuk saat belasan ribu Bonekmania menghijaukan Stadion Manahan dalam pertandingan Divisi Utama musim 2013 hingga di ajang Piala Presiden 2018 lalu.

”Ini kesempatan dan momentum berharga karena Pasoepati sudah lama tidak ke Surabaya. Silaturahmi harus terus terjaga dengan baik. Sempat ada jarak, tapi biarlah itu menjadi masa lalu,” ujarnya. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia