Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Features

Sisi Lain Camat Giritontro Fredy Sasono yang Juga Ahli Pijat

11 Januari 2020, 17: 33: 31 WIB | editor : Perdana

SANTAI: Fredy Sasono memijat Komandan SAR Wonogiri Warseno.

SANTAI: Fredy Sasono memijat Komandan SAR Wonogiri Warseno. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

Menjadi pejabat bukan berarti hanya paham soal birokrasi. Fredy Sasono ini buktinya. Di tengah kesibukan dia memimpin Kecamatan Giritontro, ada pekerjaan sampingan tak biasa. Mau tahu?

IWAN ADI LUHUNG, Wonogiri, Radar Solo

USAI apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam Kabupaten Wonogiri pekan kemarin, Komandan SAR Wonogiri Warseno tampak berjalan pincang. Setiap melangkahkan kaki dia tampak meringis menahan rasa sakit. Rupanya, engkel kaki kanannya bermasalah. Sudah setahun terakhir engkel kakinya terasa nyut-nyutan saat menginjak tanah.

Melihat hal itu, Fredy langsung menghampiri Warseno. Sesaat kemudian, dia mengajak Warseno masuk ke salah satu ruangan di area sekitar pendapa Pemkab Wonogiri. Di dalam ruangan dia meminta kepada anggota SAR untuk mengambilkan sebuah bantal dan body lotion.

Sejurus kemudian Fredy pun beraksi. Dia mengecek kondisi engkel Warseno dengan menekan sebuah bolpoin di kaki, lutut dan lehernya. Warseno sempat meringis menahan sakit. Setelah itu, Fredy mulai bekerja. Bermodalkan body lotion dia mengurut area sekitar engkel yang sakit.

Ketika beberapa kali kakinya ditarik, Warseno tak bisa menutupi rasa sakit di kakinya. Setelah selesai diurut, dia beralih memijat area kepala dan leher komandan SAR tersebut. “Lemas saja, jangan ikut digerakkan kepalanya,” kata  Fredy sambil memijat kepala Warseno.

Selesai kepala, giliran lutut Warseno diurut oleh Fredy. “Kalau ini pijat capek, enak rasanya. Nah, kalau ini baru terasa sakit,” kata Fredy sambil memijat perlahan lutut Warseno disusul mengurutnya secara spontan.

Setelah beres, Fredy meminta Warseno berjalan seperti biasa. Namun, Fredy tidak menyarankan untuk menghentakkan kaki Warseno terlebih dahulu. Dugaan Fredy tepat ketika menyinggung pada saat pertama rasa sakit di engkel kaki kanan,” kata Fredy

Lantas dari mana dia mendapat keahlian ini? Fredy mengaku bahwa keahlian ini dipelajari ketika dia masih menjabat sebagai sekretaris dinas kepemudaan, olahraga dan kebudayaan. “Dulu ketika ada acara pelatihan di Semarang soal teknik ini yang berangkat saya. Saya bisa membantu memijat engkel dan bahu yang cedera akibat olahraga,” ujarnya. 

Warseno mengaku beruntung bertemu Fredy karena bisa membantu menyembuhkan rasa sakit di engkelnya. “Ketemunya baru sekarang, tapi tidak apa-apa yang penting sudah lebih baik (engkelnya),” ungkap Warseno disusul tawa Fredy. (*/bun)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia