Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Wonogiri

SMPN 4 Wonogiri Tak Kurangi Hak Murid Disabilitas

11 Januari 2020, 18: 11: 45 WIB | editor : Perdana

SAMA RATA: Kegiatan belajar mengajar difabel dan murid lainnya di SMPN 4 Wonogiri, Jumat (10/1).

SAMA RATA: Kegiatan belajar mengajar difabel dan murid lainnya di SMPN 4 Wonogiri, Jumat (10/1). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Mendapat pendidikan berkualitas merupakan hak setiap warga negara. Tanpa terkecuali kalangan disabilitas. Mereka tidak dibeda-bedakan dengan murid lainnya.

Seperti di SMPN 4 Wonogiri. Di sekolah ini terdapat 15 anak berkebutuhan khusus (ABK). Rinciannya, delapan murid slow learner, tiga siswa tunadaksa ringan, dan empat tunagrahita ringan. Dalam kegiatan belajar mengajar (KBM), mereka dibaurkan bersama murid lainnya.

Kepala SMP Negeri 4 Wonogiri Sukiman mengatakan, ABK mendapatkan kualitas pendidikan yang sama dengan murid lainnya. “Sekarang semua sekolah wajib menerima anak berkebutuhan khusus. Mereka berhak mendapatkan pembelajaran yang sama dengan anak-anak lainnya. Setiap guru dan siswa diberikan pemahaman apabila siswa tersebut mengalami hambatan dalam pembelajaran diharapkan untuk membantunya. Kalau benar-benar kesulitan baru dibantu. Biar dicoba sendiri dulu dalam belajar,” beber dia, Jumat (10/1).

Proses pembelajaran bagi ABK, lanjut Sukiman, juga disesuaikan dengan kondisinya. Contohnya untuk murid slow learner, mereka 

akan mendapatkan jam tambahan khusus ketika dibutuhkan.

Selain itu, ABK juga bisa mengikuti ekstrakurikuler di sekolah yang menguatkan pendidikan spiritual tersebut. (rm2/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia