Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

Kepala Dishub Klaten Meninggal, Jatuh saat Bersepeda Downhill

11 Januari 2020, 19: 43: 39 WIB | editor : Perdana

Suasana rumah duka almarhum Kepala Dishub Klaten Joko Wiyono

Suasana rumah duka almarhum Kepala Dishub Klaten Joko Wiyono (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Kabar duka datang dari Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten. Kepala Dishub Klaten Joko Wiyono meninggal dunia pada Sabtu (11/1) siang di Rumah Sakit Panti Nugroho, Pakem, Sleman. Joko mengalami luka berat di bagian kepala setelah jatuh saat bersepeda downhill di daerah Cangkringan, Sleman.

"Saya sendiri mendapat informasi itu sekitar pukul 12.00 jika Pak Kadishub kecelakaan dan dirawat di rumah sakit. Saya sempat mencoba menghubungi Pak Kadishub, tapi tidak ada jawaban. Setelah itu, meminta staf dishub untuk mencari informasi terkait kecelakaan ini," jelas Sekretaris Dishub Klaten Sudiyarsono saat ditemui Jawa Pos Radar Solo di rumah duka.

Tak lama kemudian, Sudiyarsono mendapat informasi jika kepala Dishub Klaten meninggal dunia. Dikabarkan, Joko jatuh saat menyalurkan hobinya yakni bersepeda downhill.

Sudiyarsono mengatakan, saat bersepeda downhill, dari putaran pertama hingga keempat dilalui dengan lancar. Tetapi saat di putaran kelima justru mengalami kecelakaan yang membuat bagian kepalanya mengalami luka berat. Bahkan pada bagian telinga dan hidung mengeluarkan darah.

"Pak Kadishub sempat di bawa ke Rumah Sakit Panti Nugroho Pakem untuk mendapatkan perawatan secara intensif. Tapi pada pukul 12.12, informasi dari dokter (korban, Red) telah meninggal dunia," ucapnya.

Usai dipastikan meninggal dunia, jenazah langsung diantar ke rumah duka di Dusun Kasaran, Desa Pasungan, Kecamatan Ceper.

Joko Wiyono belum lama menjadi kepala Dishub Klaten. Kadishub tersebut dilantik oleh Bupati Klaten Sri Mulyani pada 26 Desember. Sebelumnya, dia menjadi staf ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemkab Klaten.

"Memang Pak Kadishub begitu menyukai olahraga downhill ini. Bahkan beberapa pegawai dishub sering diajak untuk bersepedaan itu," ucapnya.

Joko meninggalkan seorang istri dan satu anak. Rencananya jenazah akan dimakamkan pada Minggu (12/1) siang pukul 13.00 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Dusun Kasaran, Desa Pasungan, Kecamatan Ceper. (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia