Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Travelling

Melihat Kembali Telaga Claket yang Sempat Mengering

Kini Terisi Penuh, Serasa di Ranukumbolo

12 Januari 2020, 09: 40: 59 WIB | editor : Perdana

Melihat Kembali Telaga Claket yang Sempat Mengering

Air Telaga Claket sempat menyusut beberapa waktu lalu. Kini keindahannya bisa dinikmati kembali setelah musim hujan tiba.

KABUPATEN Wonogiri menyimpan banyak objek wisata yang bisa dikunjungi. Salah satunya Telaga Claket. Radar Solo mencoba menyambangi kembali Telaga Claket yang terletak di Desa Sendangijo, Kecamatan Selogiri. Kesan pertama yang dirasakan ketika sampai disana adalah sejuk!

Suasana teduh di sore hari menambah kesan syahdu di sana. Telaga tersebut berada di bawah bukit yang menghijau. Pemandangan yang terlihat sangat asri serasa di danau Ranukumbolo, Gunung Semeru.

Terdapat beberapa spot untuk berfoto ria. Papan dermaga yang khas dari Telaga Claket masih jadi spot favorit pengunjung. Di sana, kita bisa mengabadikan momen dengan latarbelakang pemandangan bukit hijau di seberang telaga.

Ada pula gazebo yang siap digunakan untuk beristirahat sembari menikmati pemandangan. Selain itu, terdapat taman bunga dan kapal kayu yang bisa dipakai untuk menyusuri danau. Namun tidak bisa sampai ke tengah telaga karena sengaja diikat dengan tali. Tujuannya agar kapal tidak hanyut ke tengah-tengah telaga.

Kita juga bisa berswafoto di tengah kebun bunga. Tapi ingat, pengunjung dilarang memetik bunganya, supaya pengunjung lain juga dapat menikmati keindahannya. Namun sayang, ketika Radar Solo kesana hanya sedikit bunga yang mekar di kebun tersebut.

Spot foto terbaik menurut saya adalah dermaga kayu yang menjorok ke telaga. Di ujung dermaga juga disediakan kursi yang bisa digunakan pengunjung untuk berfoto. Ada lagi sebuah dermaga kecil yang terdapat ornamen berbentuk love yang dihiasi bunga.

Satu dermaga lagi ujungnya diberi potongan ranting pohon yang sudah kering. Dengan latar belakang telaga dan bukit yang hijau, spot dermaga sungguh menarik. Selain itu ada pula potongan-potongan pohon yang juga dapat digunakan pengunjung untuk berfoto ria.

Pengunjung harus berhati-hati agar tidak terpeleset ketika menaiki potongan pohon tersebut. Karena rumputnya licin. Spot ini terletak di paling ujung kiri dari pintu masuk telaga. 

Untuk sampai ke lokasi, aksesnya cukup mudah. Hanya berjarak 6 kilometer dari pusat kota Wonogiri, bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi.

Sesampainya di lokasi wisata, kita akan disambut oleh pengelola. Biaya masuk hanya sebesar Rp 10.000 per orang.

Selain menyediakan lokasi untuk berfoto ria, pengelola Telaga Claket juga mempersiapkan sebuah warung yang menjajakan camilan.

Kita bisa membeli camilan atau minuman ringan untuk dibawa masuk ke lokasi wisata. Namun perlu diingat, jangan membuang sampah di sembarang tempat. Karena bisa mengotori keindahan Telaga Claket.

Puas berfoto di Telaga Claket, tak ada salahnya mampir ke Dam Colo yang bearda di Nguter, Sukoharjo. Di sini banyak berjajar penjaja makanan mulai dari mie ayam, bakso, hingga siomay. Wisata yang cukup murah tapi bisa melepas penat. (rm2/adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia