Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Tembok Perlu Lebih Kukuh, Persis Bidik Tambahan Gelandang Bertahan

12 Januari 2020, 08: 35: 59 WIB | editor : Perdana

BERKARAKTER: M. Shulton Fajar jadi salah satu pemain Persis Solo musim lalu yang dipertahankan tim kepelatihan.

BERKARAKTER: M. Shulton Fajar jadi salah satu pemain Persis Solo musim lalu yang dipertahankan tim kepelatihan. (MEDIA OFFICER PERSIS SOLO FOR RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Dua gelandang bertahan Persis Solo musim lalu, resmi dipertahankan. Yakni Okky Derry dan M. Shulton Fajar. Keduanya diharapkan bisa menjadi tembok yang kukuh, untuk memutus serangan lawan. Khususnya sebelum menuju lini pertahanan. Begitu juga diharapkan keduanya bisa berperan memberikan umpan manis ke depan, pada target man di ujung tombak.

Sayangnya, Head Coach Salahudin mengakui, masih menganggap posisi gelandang bertahan urgen, dan butuh tambahan amunisi tambahan. 

”Shulton dan Okky Derry sebenarnya lumayan. Mereka memang jadi seorang pembunuh yang bagus, tapi kami masih butuh penempatan pemain yang cukup matang lagi. Akan kita cari pemain di posisi ini (gelandang bertahan) satu lagi,” ujar Salahudin kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Persis memang dalam beberapa musim terakhir rutin memainkan pola 4-2-3-1. Di posisi ini, peran gelandang bertahan dirasa cukup penting dan vital. ”Gelandang bertahan membutuhkan sosok yang berpengalaman dan punya peran yang besar untuk tim. Karena mereka juga akan mengatur permainan di lini tengah,” ujarnya. 

Salahudin mengakui, peran kedua pemain yang dipertahankan ini memang cukup penting musim lalu. Bahkan karena peran keduanya juga, Persis sukses menutup kiprah di musim lalu, dengan kemenangan melegakan di markas PSIM Jogja.

Sayang pada beberapa sesi latihan, permainan  Shulton dirasa Salahudin perlu dibenahi. Salah satu karena dia terlihat beberapa kali sedikit emosi. Yakni ketika bola di dekatnya, atau di kakinya diambil lawan.

”Bukan Shulton enggak bisa, tapi perlu dibimbing lagi. Kami memang butuh pemain tambahan yang punya pengalaman, tapi tentu bisa saja kalah sama orang yang mau belajar dan berbenah diri. Dan saya yakin pemain yang saat ini ada mau untuk ke arah tersebut (memperbaiki permainannya, Red),” ucapnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia