Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Viral Siswi SMP Dikeluarkan karena Pacaran,Kepsek: Bukan Soal Itu Saja

13 Januari 2020, 20: 08: 13 WIB | editor : Perdana

Kepala SMP IT Nur Hidayah Zuhdi Yusroni

Kepala SMP IT Nur Hidayah Zuhdi Yusroni (SITUS RESMI SMP IT NUR HIDAYAH SURAKARTA)

Share this      

SOLO – Diduga karena melanggar aturan sekolah, AN, 14, warga Colomadu, Karanganyar terpaksa dikeluarkan dari SMP Islam Terpadu (IT) Nur Hidayah Surakarta. Dari informasi yang beredar AN melanggar aturan, di mana siswa dilarang menjalin hubungan berbeda jenis.

Kepala SMP IT Nur Hidayah Zuhdi Yusroni memberikan klarifikasi jika siswi yang bersangkutan tersebut telah dikembalikan kepada orangtua. Hal itu dilakukan sebelum ujian akhir semester (UAS) semester 1 beberapa waktu lalu.

“Namun yang bersangkutan tetap mengikuti UAS di sini sambil menunggu orangtuanya mencari sekolah yang baru,” ucap Zuhdi, Senin (13/1).

Zuhdi menjelaskan, keputusan untuk mengembalikan AN ke orangtua tidak serta merta karena menjalin hubungan saja. Namun karena memang banyak aturan sekolah yang telah dilanggarnya. Akumulasi poin pelanggarannya telah melampaui batas toleransi.

“Karena sejak akan bersekolah di sini, calon siswa sudah kami tegaskan tidak boleh berinteraksi berlebihan dengan lawan jenis. Itu termasuk pelanggaran berat, tapi ternyata itu tetap dilakukan. Itu sudah ditandatangani, baik oleh siswa maupun orangtua sendiri,” jelasnya.

Berdasarkan aturan di sekolah, batas poin yang ditoleransi adalah 51. Namun, selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut, akumulasi poin AN mencapai 75. Sehingga sekolah terpaksa melakukan tindakan tegas tersebut.

Pihak sekolah juga menyoroti masalah psikologis AN. Diyakini AN perlu pendampingan khusus dengan dokter. Namun Zuhdi enggan menjelaskan apa masalah psikologis tersebut. Sebab, hal tersebut bisa menjadi aib bagi yang bersangkutan. 

“Yang jelas AN saat ini sudah tenang di sekolahnya yang baru, itu saja fokus kita. Kasihan karena dia masih punya masa depan,” ujar Zuhdi.

Sebagai informasi, kasus dikeluarkannya AN dari SMP IT Nur Hidayah sempat viral di media sosial (medsos). Dalam unggahan di medsos dikabarkan jika siswi itu dikeluarkan hanya karena mengucapkan selamat ulang tahun ke salah satu siswa. 

Atas dasar itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Surakarta datang ke sekolah yang beralamat di Jalan Kahuripan Utara Raya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Senin (13/1). Kabid SMP Disdik Surakarta Bambang Wahyono mengatakan, kedatangan timmnya untuk meminta klarifikasi atas informasi yang beredar di medsos. 

“Tadi sudah kita lakukan koordinasi dengan pihak sekolah. Kemudian kita juga nanti minta pihak sekolah membuat laporan tertulis atas apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Bambang. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia