Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

Gara-Gara Mobil Putar Balik, 6 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Karambol

14 Januari 2020, 07: 25: 59 WIB | editor : Perdana

Mobil sedan terlibat laka karambol diamankan di Unit Laka Polres Klaten, kemarin (13/1)

Mobil sedan terlibat laka karambol diamankan di Unit Laka Polres Klaten, kemarin (13/1) (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Kecelakaan karambol terjadi di ruas Jalan Solo-Jogja, kemarin pagi (13/1) sekitar pukul 08.30. Tepatnya di Dusun Klitak, Desa Banaran, Kecamatan Delanggu. Melibatkan enam unit kendaraan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kecelakaan bermula saat minibus Suzuki Ertiga tanpa identitas berhenti di tengah median jalan. Bermaksud putar balik. Di belakangnya, berhenti mendadak minibus Toyota Kijang Innova nopol AB 1601 KT yang dikemudikan Hermawan Dwi Asmara, 48, warga Bantul yang melaju dari arah Klaten menuju Solo.

Disusul Daihatsu Sigra nopol AB 1894 AW yang dikemudikan Sutarno, 35, warga Tengklik, Tegalrejo, Gedangsari, Gunungkidul. Sial, di belakangnya truk tronton nopol H 1898 EY yang disopiri Rico Setiawan, 19, warga Desa Ringin Putih, Kecamatan Karangdowo, Klaten yang melaju kencang gagal mengerem. Langsung menyeruduk Sigra.

Di waktu bersamaan, tepat dibelakangnya melaju truk Mitsubishi nopol AD 1559 VC yang disopiri Andono Catur Prayitno, 52, warga Jetis Wetan, Pedan. Lantaran jarak sudah dekat, truk menabrak bak belakang tronton.

Di belakangnya, Daihatsu Cayla L1064 XS yang dikemudikan Imam Wahyudi, 51, warga Surabaya sempat berhenti mendadak. Tetapi tidak dengan minibus Grand Livina nopol AB 1232 IY yang dikemudikan Martejo, 48, warga Gondamanan, Jogja. 

Grand Livina menabrak bagian belakang Calya. Kedua kendaraan terdorong sehingga menabrak bagian belakang truk. Akhirnya keenam kendaraan terlibat laka karambol. Sedangkan Ertiga yang putar arah langsung kabur.

Kanit Laka Satlantas Polres Klaten Iptu Panut Haryono mengaku jajarannya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sekaligus mengatur arus agar lalu lintas lancar saat proses evakuasi. Sedangkan keenam kendaraan terlibat laka kini diamankan di unit laka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi. Kami tetap mengimbau kepada para pengendara untuk selalu berhati-hati. Apalagi dibutuhkan kosentrasi saat berkendara,” ucapnya.

Atas kejadian tersebut, para pengendara telah sepakat menyelesaikan perkara secara damai dan kekeluargaan. Masing-masing pihak menanggung sendiri biaya perbaikan kerusakan. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia