Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Urus International Certificate of Vaccination Bisa di JIH Solo

15 Januari 2020, 22: 39: 43 WIB | editor : Perdana

SIMBOLIS: Perwakilan KKP Kelas II Semarang Halena Isrumani Duke dan Dirut RS JIH Solo Didit Novianto saat launching vaccine clinic, kemarin (15/1).

SIMBOLIS: Perwakilan KKP Kelas II Semarang Halena Isrumani Duke dan Dirut RS JIH Solo Didit Novianto saat launching vaccine clinic, kemarin (15/1). (SEPTINA FADIA P/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Rumah Sakit (RS) JIH Solo menambah satu layanan, yakni vaccine clinic. Atas verifikasi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Semarang, Jawa Tengah, layanan ini juga menerbitkan International Certificate of Vaccination (ICV). Seperti diungkapkan Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit JIH Solo Didit Novianto usai launching vaccine clinic di rumah sakit setempat, kemarin (15/1).

Istimewanya, layanan vaksinasi internasional ini tidak terbatas pada pasien yang akan beribadah haji atau umrah saja. Namun juga masyarakat yang hendak melakukan perjalanan internasional. 

“Karena perjalanan internasional punya risiko membawa suatu penyakit. Maka klinik kami memberi pelayanan dalam cakupan luas. Misalnya mendapatkan tugas ke luar negeri. Harus mendapatkan vaksin yang diminta negara tujuan saat pengurusan visa,” terang Didit.

Layanan ini kian mengukuhkan RS JIH Solo sebagai rumah sakit yang concern terhadap tindakan preventif. Tidak hanya pada tindakan kuratif dan rehabilitatif. Didit menyebut pihaknya ingin berperan serta dalam peningkatan kualitas kesehatan di Indonesia. Khususnya di Kota Bengawan.

“Tidak sekadar mengobati dan memperbaiki, tapi juga aktif mencegah. Di Solo sudah ada beberapa rumah sakit yang menyediakan layanan ini. Tapi yang memberikan ICV tidak semua. Karena harus mendapat verifikasi dari KPP. Layanan ini kaitannya dengan proteksi dan pelayanan internasional,” tandasnya.

Jenis vaksinasi yang dilayani beragam. Mulai dari meningitis, pneumonia, yellow fever, tifoid, polio, dan akan berkembang ke vaksin lainnya. Sesuai kebutuhan para pelaku perjalanan internasional, terutama memenuhi kriteria yang disyaratkan negara tujuan. 

“Kami lakukan pendekatan melalui patient center care. Ditunjang keberadaan klinik vaksin ini. Meski rumah sakit ini masih seumur jagung, kami sudah memberanikan diri mengajukan layanan tersebut. Sebagai bukti komitmen kami meningkatkan layanan kesehatan. Semoga bisa melayani masyarakat Kota Solo dan Jawa Tengah, khususnya,” ungkapnya.

Perwakilan KKP Kelas II Semarang Halena Isrumani Duke mencatat, ada 32 rumah sakit di Jateng yang diverifikasi untuk layanan vaksinasi internasional. Salah satunya RS JIH Solo. “Kami menyetujui rumah sakit ini melayani vaksinasi. Rumah Sakit JIH Solo sekaligus bertugas mengedukasi pelaku perjalanan internasional. Sehingga layanan ini dapat berkembang dengan membuka konsultasi kepada para pelancong internasional,” tandasnya. (rls/aya/fer)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia