Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Boyolali

Pertanian Paprika Dikembangkan di Pegunungan Boyolali

15 Januari 2020, 23: 07: 58 WIB | editor : Perdana

Kepala Dinas Pertanian Boyolali, Bambang Jiyanto (depan),Direktur Sustainable Development Danone Indonesia, Karyanto Wibowo panen paprika

Kepala Dinas Pertanian Boyolali, Bambang Jiyanto (depan),Direktur Sustainable Development Danone Indonesia, Karyanto Wibowo panen paprika

Share this      

BOYOLALI - PT Tirta Investama (AQUA) Klaten bekerja sama dengan salah satu perusahaan waralaba Indonesia  mengembangkan pertanian sayuran di Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo. Beberapa jenis sayur ditanam petani pereng Gunung Merapi tersebut mulai paprika, buncis, lettuce, dan tomat.

Direktur Sustainable Development Danone Indonesia Karyanto Wibowo mengatakan, Danone memiliki visi one planet one health. "Di mana kita tinggal di satu planet yang harus dijaga dan planet kita memiliki keterkaitan yang erat dengan menjaga kesehatan di dalamnya. Metode pertanian yang dikembangkan menerapkan prinsip pertanian ramah lingkungan, di mana penggunaan pestisida sangat dibatasi," ujarnya.

Dis menambahkan, kerja sama yang dilakukan Danone  berperan dalam pembinaan petani dan juga penyediaan fasilitas input dan pendistribusian. Sedangkan mitra kolaborasi menyediakan green house dan juga tenaga ahli sebagai pembimbing langsung petani di lapangan. 

Saat ini ada 15 greenhouse yang dikelola oleh 15 anggota kelompok petani. Pertanian dikembangkan di wilayah tangkapan air pegunungan sebagai lokasi penyerapan air.

“Masyarakat kami sebagian besar adalah petani melihat paprika sebagai peluang yang menjanjikan. Selain harga jualnya yang cukup mahal, pemeliharaannya juga tidak begitu sulit. Ada pendampingan secara rutin, petani merasa sangat terbantu”, papar Sumarno, Kepala Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo.

Kepala Dinas Pertanian Boyolali Bambang Jiyanto mengungkapkan, pihaknya memberikan dukungan penuh kolaborasi dalam mengembangkan pertanian di Boyolali.

“Kami berharap Desa Sukabumi menjadi pioneer dalam praktik pertanian yang ramah lingkungan, terutama dengan adanya pengembangan paprika dan beberapa sayuran lainnya. Terima kasih atas peran serta berbagai pihak sehingga hal ini terwujud dan berjalan dengan baik sampai saat ini," tutup Bambang. (oh)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia