Sabtu, 22 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Penjual Sate Ayam Cabuli Bocah SD, Korban Cerita ke Teman-Temannya

16 Januari 2020, 07: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Orang tua korban, NH (kerudung hitam) melapor ke unit PPA Polres Sukoharjo kemarin

Orang tua korban, NH (kerudung hitam) melapor ke unit PPA Polres Sukoharjo kemarin (RAGIL LISTYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Orang tua wajib meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas buah hatinya. Itu guna mencegah kasus asusila seperti yang menimpa ANH, murid SD warga Kecamatan Baki.

Pelakunya diduga pedagang sate ayam yang masih bertetangga dengan korban. Kejadian tersebut dilaporkan orang tua ANH ke Polres Sukoharjo, Rabu (15/1).

"Peristiwanya Rabu (9/1) lalu. Sudah dimediasi tokoh masyarakat dan perangkat desa. Pelaku juga sudah mengakui, akhirnya kita laporkan ke polres. Sudah divisum di puskesmas. Tapi hari ini (kemarin) diminta visum lagi di rumah sakit," kata Muhammad Budiyanto, tokoh masyarakat yang mendampingi korban.

NH, ibu ANH mengatakan, tindak asusila diduga dilakukan Am, 50, sekitar pukul 15.00. Korban diajak ke rumah pelaku yang masih satu RT. Di tempat itulah, murid SD tersebut dicabuli. 

ANH kemudian bercerita kepada teman-temannya terkait kejadian yang menimpanya hingga terdengar NH. Pantauan Jawa Pos Radar Solo, orang tua ANH diminta keterangan di ruang unit PPA sejak pukul 09.00. Hingga pukul 12.00, pemeriksaan belum rampung.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo belum bisa dimintai konfirmasi terkait kasus tersebut karena sedang ada tugas di Polda Jateng. Sementara Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho saat akan dimintai konfirmasi tidak ada di ruang kerjanya. (kwl/wa)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia