Sabtu, 22 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

Pilkada Klaten, Berharap PDIP Rekomendasikan Kader Internal & Loyal

17 Januari 2020, 10: 25: 59 WIB | editor : Perdana

Kader PDIP Klaten Harjanta

Kader PDIP Klaten Harjanta (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terkait calon bupati (cabup) dan wakil bupati (cawabup) Klaten memang belum turun. Kendati demikian, Harjanta, salah seorang bakal calon wakil bupati yang mendaftar lewat jalur DPD PDIP Jateng berharap rekomendasi jatuh ke tangan kader internal.

Sebagai catatan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Klaten baru merekomendasikan satu nama yang maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Yakni Bupati Klaten saat ini Sri Mulyani. Sementara dua nama lain, yakni Ida Hartono (direktur Kiat Motor) dan Nanik Herawati (dosen Unwidha Klaten) mendaftar bakal calon bupati lewat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jateng.

Bahkan tak hanya Ida dan Nanik, jumlah pendaftar bakal calon lewat jalur DPD masih banyak lagi. Sekitar 21 orang, 17 orang di antaranya kader internal PDIP. Harjanta optimistis dari belasan kades internal, seorang di antaranya dipilih DPP jadi cawabup.

“Rekomendasi dari partai (DPP) sampai saat ini belum turun. Kalau akhirnya saya tidak mendapatkan rekomendasi, semoga saja tetap dari kader internal partai,” tegas Harjanta yang juga menjabat kepala Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara ini kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (16/1).

Harjanta menilai kader internal PDIP layak terpilih jadi cawabup. Sebab, terdapat sejumlah nama yang sudah mengabdikan dan membesarkan partai. Termasuk dia yang sudah puluhan tahun jadi kader.

Nama lain yang layak, menurut Harjanta yakni mantan ketua DPRD Klaten periode 2014-2019 Agus Riyanto yang saat ini terpilih kembali menjadi anggota dewan. Kemudian anggota DPRD Klaten sekaligus putra mantan bupati Sri Hartini, Andi Purnama.

“Masih ada Aris Widiharto dan Aris Prabowo. Saya legawa jika tidak mendapat rekomendasi dari partai. Asal yang mendapatkan rekomendasi kader-kader internal PDIP. Kalau rekomendasi calon bupati, saya optimistis tetap di tangan Bu Sri Mulyani,” bebernya.

Terpisah, ada kejadian menarik saat sambang warga di Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, tepatnya di aula kantor KONI Klaten, Selasa pagi (14/1). Dua bakal calon bupati dari PDIP tampak dalam acara tersebut. Yakni Sri Mulyani dan Nanik Herawati. 

Sri Mulyani sempat mengenalkan Nanik Herawati yang duduk di barisan depan kepada warga. “Bu Nanik adalah warga Desa Jonggrangan. Kalau saya tidak apa-apa. Namanya pertandingan pasti ada lawan,” ujarnya.

Sri Mulyani optimistis dapat rekomendasi sebagai cabup. Apalagi sesuai hasil survei DPD PDIP Jateng, terkait tingkat kepuasan, hasilnya 80 persen puas dan lima persen sangat puas atas kepemimpinannya. Dari tingkat popularitas, Mulyani mengklaim memperoleh 98 persen.

Sementara itu, Nanik Herawati yang hadir dalam acara tersebut enggan berkomentar. Dia hanya mengaku kehadirannya sebatas warga Desa Jonggrangan. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia