Sabtu, 22 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Dikira Popok Mengambang di Sungai, Ternyata Bayi 7 Bulan Dibuang

20 Januari 2020, 06: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Tim SAR Karanganyar, relawan Karangpandan, dan Polsek Karangpandan mengevakuasi jasad bayi di Jembatan Dimoro Minggu (19/1) malam

Tim SAR Karanganyar, relawan Karangpandan, dan Polsek Karangpandan mengevakuasi jasad bayi di Jembatan Dimoro Minggu (19/1) malam (RYAN AGUSTIONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Bayi berjenis kelamin laki-laki berumur 7 bulan ditemukan dalam keadaan meninggal di Jembatan Dimoro, Karangpandan, Minggu (19/1) malam. Belum diketahui motif dan asal-usul pembuangan bayi tersebut.

Menurut informasi, penemuan jasad bayi itu bermula saat ada pemancing yang memancing di kawasan tersebut sekitar pukul 18.00. Mereka yakni Rinda Kurniadi, 18, warga Dusun Drojo, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso dan Ilham Bayu Firmansyah, 17, warga Karasan, Harjosari, Karangpandan.

Saat itu, mereka melihat ada popok sekali pakai yang mengambang di dekat jembatan. Awalnya mereka tidak begitu memperhatikan. Namun, akhirnya penasaran dengan sesuatu di balik popok tersebut.

Saat dilihat, Rinda dan Ilham pun langsung kaget karena mendapati ada jasad bayi dalam kondisi telungkup mengambang di air dengan ari-ari yang masih menempel.

Rinda mengakui, awalnya dia hanya mengira benda yang mengambang itu adalah sampah popok. "Setelah saya cek, ternyata itu bayi. Saya langsung lapor ke ketua RT dan Polsek Karangpandan,” jelas Rinda.

“Kami langsung menuju ke lokasi penemuan dan langsung berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Karanganyar dan puskesmas setempat. Usia bayi sekitar tujuh bulan dan memiliki panjang sekitar 34 sentimeter,” ucap Pelaksana operasi SAR Karanganyar M. Rasyid Fauzan.

Jasad bayi malang itu kini dibawa ke RSUD Karanganyar dan disimpan di kamar jenazah. “Belum diketahui siapa yang membuang. Namun kasus pembuangan bayi ini sudah ditangani pihak kepolisian,” tandas Rasyid. (rm1/ria)

 

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia