Sabtu, 22 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Olahraga

Kompisisi Tim Masih Pincang, Gagal Gelar Program Fisik untuk Pemain

22 Januari 2020, 11: 45: 59 WIB | editor : Perdana

Pelatih fisik Budi Kurnia (kiri) mendampingi pemain

Pelatih fisik Budi Kurnia (kiri) mendampingi pemain (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Rencana latihan fisik untuk pemain dipastikan molor karena komposisi tim yang belum mencapai 70 persen. Sebelumnya, tim kepelatihan Persis mengagendakan latihan fisik mulai Sabtu (18/1) lalu. Namun karena komposisi tim belum lengkap, program itu harus tertunda.

Hingga kini baru 11 pemain yang resmi bergabung. Ditambah empat pemain yang menunggu deal, seperti Iman Budi Hernandi, Tri Handoko, Gufroni Al Makruf, dan Irfan Afghoni.

”Minimal 18 pemain dulu, baru nanti dimulai latihan fisiknya. Kalau belum sampai 70 persen, ya tidak efektif,” beber Head Coach Persis Salahudin.

Pelatih fisik Persis Budi Kurnia mengungkapkan, untuk menjalani tes, efisiennya memang menunggu tim ini komplet. Tujuannya agar seluruh pemain bisa dipantau kondisinya.

”Kalau menurut saya, pasnya nunggu 80 sampai 90 persen skuad resmi dulu. Ini karena harus dilakukan penyesuaian program jelang kompetisi,” terangnya.

Dia juga mulai mencari lokasi yang bisa dijadikan untuk program fisik. Salah satunya di Tawangmangu, Karanganyar. Jaraknya yang cukup dekat dengan kota Solo. Selain itu, Persis sudah sering menggelar di lereng Gunung Lawu ini.

”Tawangmangu bisa jadi opsi. Tapi kita lihat dulu ada tidak lapangan yang cocok,” jelasnya.

Owner Persis Vijaya Fitriyasa sempat melontarkan wacana skuad Laskar Sambernyawa akan menjalani tes fisik di dataran tinggi.

”Kita ingin ada training camp di dataran tinggi. Minimal di dataran tinggi 1.000 MDPL. Harapannya, fisik pemain bisa ditingkatkan sampai akhir kompetisi nanti,” jelas Vijaya. (adi/ria) 

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia