Kamis, 20 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Awas Pencucian Uang dari Kerajan Abal-Abal

23 Januari 2020, 09: 30: 59 WIB | editor : Perdana

DISEGEL POLISI: Sendang Penguripan Jagad yang ada di kompleks Keraton Agung Sejagat cabang Klaten.

DISEGEL POLISI: Sendang Penguripan Jagad yang ada di kompleks Keraton Agung Sejagat cabang Klaten. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Fenomena kemunculan kerajaan abal-abal di sejumlah daerah, baru-baru ini patut diwaspadai. Terutama kalangan perbankan dan jasa penyedia keuangan (JPK). Termasuk bank perkreditan rakyat (BPR). Sebab ada dugaan pengikut kerajaan abal-abal mengajukan bantuan permodalan atau menyimpan uang untuk tujuan tertentu.

“Kewaspadaan perlu ditingkatkan saat BPR menerima calon nasabah atau debitur baru. Proses customer due diligent (CDD) harus dilakukan dengan benar. Mulai dari identifikasi, verifikasi, dan monitoring data dari calon nasabah atau debitur. Apabila ada yang mencurigakan, bisa dilakukan proses enhand due diligence (EDD),” terang pakar ekonomi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Suharno kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (22/1).

Menurut Suharno, fenomena raja dan kerajaan abal-abal ini ada indikasi unsur tindak pidana penipuan. Salah satunya modusnya, menghimpun dana saat merekrut anggota baru. Bisa jadi setelah dana terkumpul, akan disimpan di BPR.

“Bila ini terjadi, maka sudah masuk ranah kegiatan pencucian uang. Modus lain, organisasi yang didirikan mengusung ideologi tertentu dan ingin melakukan tindakan makar melawan NKRI. Menciptakan huru-hara dan teror di tengah masyarkat. Bisa jadi dana yang digunakan untuk melakukan tindakan itu berasal dari BPR,” urainya.

Suharno mengingatkan agar kesadaran menerapkan program antipencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme (APU PPT) betul-betul dilaksanakan. Tidak sekadar melaksanakan kewajiban dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semata.

“Namun harus menjadi bagian dari kebutuhan BPR itu sendiri. Agar reputasi dan citra BPR terjaga di tengah masyarakat,” tandasnya. (aya/fer)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia