Sabtu, 22 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Tahun Ini Guru Honorer SMA/SMK Ditarik Pemprov

25 Januari 2020, 11: 45: 59 WIB | editor : Perdana

Guru honorer yang mengajar di SMA/SMK wilayah Jateng segera jadi tanggungan pemprov

Guru honorer yang mengajar di SMA/SMK wilayah Jateng segera jadi tanggungan pemprov

Share this      

SRAGEN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengakomodasi guru honorer SMA/SMK yang  tersebar di 35 kabupaten/kota. Pemprov telah menganggarkan cukup besar untuk dialokasikan terkait kebutuhan guru honorer. Namun hal tersebut khusus bagi mereka yang memenuhi persyaratan.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Jumeri saat kunjungan ke SMAN 3 Sragen belum lama ini. Jumeri mengatakan, saat ini anggaran untuk biaya operasional pendidikan (BOP) Sragen mencapai Rp 792 miliar. ”Kalau dulu belum semua GTT/PTT yang memenuhi syarat diambil alih provinsi, namun sekarang sudah,” terangnya.

Dia menegaskan, semua yang memenuhi syarat diambil alih pemprov. Syarat itu di antaranya pendidikan S1 linier dan mengajar 24 jam sepekan. Jika masih belum memenuhi syarat itu terpaksa harus menunggu. Se Jateng yang sudah memenuhi syarat ada sekitar 12 ribu orang guru. ”Kalau belum memenuhi persyaratan nanti dulu, karena memang ada aturannya,” tutur Jumeri.

Jumlah GTT/PTT di Jawa Tengah mencapai 21 ribu orang. Jumlah itu cukup besar di Sragen. ”Ada pula pegawai, yang melayani administrasi, laboratorium dan sebagainya,” terangnya.

Di Jateng, jumlah sekolah setingkat SMA/SMK cukup banyak. Saat ini ada 862 SMA dan 1.583 SMK tersebar di 35 kabupaten/kota. ”Yang penting sekolah bisa menjalankan fungsinya dan melayani,” tuturnya.  

Sementara soal kebijakan SMA/SMK gratis, pihak sekolah diberi tenggat waktu sampai akhir Maret. Lantaran saat ini anggaran belum cair, sehingga uang SPP yang terlanjur disetor boleh untuk kebutuhan operasional. Namun ketika BOP dan dana BOS sudah cair wajib untuk dikembalikan. (din/bun)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia