Sabtu, 22 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Korslet, ATM Kobong, Disemprot Apar Tak Mempan

26 Januari 2020, 16: 49: 50 WIB | editor : Perdana

ANTILIBUR: Personel damkar Kota Solo padamkan api yang membakar mesin ATM di kompleks kantor Bank Permata Urip Sumoharjo kemarin (25/1).

ANTILIBUR: Personel damkar Kota Solo padamkan api yang membakar mesin ATM di kompleks kantor Bank Permata Urip Sumoharjo kemarin (25/1). (A.CHRISTIAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Saat masyarakat menikmati liburan Tahun Baru Imlek, si jago merah kembali mengamuk kemarin (25/1). Kali ini membakar mesin ATM di depan kantor Bank Permata Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Jebres. Api dapat segera dipadamkan dan tidak menjalar ke bagian gedung bank setempat.

Saksi mata kejadian Agus Haryadi, 31, mengatakan, dia curiga dengan kepulan asap hitam dari dalam gedung bank setempat. Dia lantas mendekat ke lokasi. Kecurigaanya terbukti. Satu unit mesin ATM sedang dilalap api.

“Karena (kantor Bank Permata) sepi, saya memanggil satpam Bank CIMB Niaga yang ada di seberangnya,” ucapnya.

Keduanya berusaha memadamkan api yang membakar mesin ATM menggunakan alat pemadam api ringan (Apar) tapi sia-sia. “Kemudian ada orang menelepon damkar. Sekitar empat mobil pemadam datang. Baru api dapat dipadamkan,” ucapnya.

Koordinator satpam Bank Permata Erza Wahyu, 32, mengatakan,  dia mengetahui terjadi kebakaran setelah dihubungi satpam CIMB Niaga. “Saya langsung ke sini (kantor Bank Permata). Sampai sini (mesin ATM) sudah hangus. Waktu kejadian memang tidak ada orang karena hari ini (kemarin) tanggal merah. Kalau mesin ATM memang biasanya dibuka 24 jam,” tutur dia.

Sementara itu, anggota Polsek Jebres telah meminta keterangan sejumlah saksi. Pantauan Jawa Pos Radar Solo, terbakarnya mesin ATM mengundang rasa penasaran pengguna jalan. Mereka berhenti untuk memastikan yang terjadi. Sambil sesekali memotret lokasi kejadian.

Kapolsek Jebres Kompol Juliana menerangkan, hasil penyelidikan sementara, api berasal dari panel listrik di belakang mesin ATM. “Kami duga (kebakaran) karena korslet dan api menyambar ke mesin,” ucapnya.

Pihak kepolisian masih menunggu pimpinan cabang Bank Permata untuk dimintai keterangan. Nominal kerugian akibat kejadian tersebut belum dapat dipastikan. Termasuk kondisi dan jumlah uang di dalam mesin ATM.

“Untuk membuka (brankas mesin ATM) memang SOP (standard operational procedure)-nya harus ada petunjuk dari pimpinan cabang. Saat ini (kemarin) masih coba kita hubungi,” ungkap kapolsek.

Terpisah, Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia (BI) Solo Bambang Pramono menuturkan, pada prinsipnya, kebakaran ATM tersebut merupakan tanggung jawab bank bersangkutan. “Berapa besar kapasitas (penyimpanan uang) ATM, bisa dikonfirmasi kepada bank masing-masing. BI akan bertindak jika ada pengaduan nasabah jika mereka tidak bisa tarik dana dari suatu bank tanpa alasan yang jelas. Itu pun berkoordinasi dengan OJK (otoritas jasa keuangan),” pungkasnya. (atn/aya/wa)

(rs/atn/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia