Rabu, 26 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Sepak Bola
Liga 2 2020

Kompetitor Masih Tiarap

27 Januari 2020, 07: 10: 59 WIB | editor : Perdana

BECEK: Striker Persis Solo M. Isa (kiri) saat melawan PS Puma di Lapangan Klumprit, Sukoharjo, Sabtu (25/1).

BECEK: Striker Persis Solo M. Isa (kiri) saat melawan PS Puma di Lapangan Klumprit, Sukoharjo, Sabtu (25/1). (MEDIA OFFICER PERSIS FOR RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kick-off Liga 2 2020 rencananya akan digeber 13 Maret mendatang. Artinya, Persis Solo masih memiliki waktu persiapan sekitar 1,5 bulan. Head Coach Persis Solo Salahudin mengaku sudah mulai memantau kualitas calon lawannya. 

Menurut pengamatan Salahudin, mayoritas klub kontestan Liga 2 masih tiarap. Belum membentuk tim. Termasuk rival abadi sekaligus klub tetangga PSIM Jogjakarta.

”Kami belum tahu nanti akan main di grup mana? Kemungkinan grup timur seperti musim lalu. Di grup ini Sulut United pemainnya sudah komplet. Persiba (Balikpapan) kerangka timnya sudah ada. Untuk grup barat, Badak Lampung, PSMS Medan, dan Sriwijaya FC sudah siap dari sisi materi pemain. Selebihnya, tim lain belum kelihatan pergerakannya,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (26/1). 

Persis Solo membidik target promosi Liga 1 tahun depan. Sayangnya, pergerakan manajemen dalam memburu pemain incaran belum menunjukkan perkembangan signifikan. Sebab baru 12 pemain yang resmi bergabung. Nah, 80 persen di antaranya merupakan muka lama.

“Manajemen berjanji akan datangkan pemain bidikan pekan depan. Tentu bagus buat kami. Tapi kami masih menunggu realisasinya. Semoga ada kejelasan pemain yang dinego. Sekaligus ada kepastian pemain baru segera merapat,” terangnya.

Salahudin mengaku skuad yang ada saat ini belum komplet. Jauh dari kata ideal. Sebab beban musim ini cukup berat. Harus promosi. Target tersebut, menurutnya harus dibarengi dengan skuad mumpuni. Caranya dengan mendatangkan pemain berkualitas.

”Sebenarnya banyak pemain yang kami sodorkan namanya. Tapi saya tak punya kekuatan selebihnya. Karena negosiasi ada di tangan manajemen. Pemain butuh kepastian. Dan jujur, banyak pemain bidikan yang lepas. Sekarang sudah dapat tim baru,” keluhnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia