alexametrics
Kamis, 02 Apr 2020
radarsolo
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Solo Segera Miliki Sekolah Khusus Olahraga

01 Februari 2020, 12: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Gedung baru SMPN 3 Kota Solo di Karangasem, Laweyan diresmikan kemarin (31/1)

Gedung baru SMPN 3 Kota Solo di Karangasem, Laweyan diresmikan kemarin (31/1) (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Bekas bangunan SMPN 3 Kota Solo di Timuran, Banjarsari bakal dimanfaatkan untuk sekolah khusus olahraga (SKO). Rencana tersebut paling cepat direalisasikan pada tahun ajaran depan. Saat ini, pemkot tengah menyusun persyaratan administrasi pendirian SKO.

Itu dituturkan Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo di sela-sela peresmian gedung SMPN 3 Kota Solo yang baru di kawasan Karangasem, Laweyan, Jumat (31/1).

Wali kota menilai, cikal bakal SKO yang dibentuk di SMPN 1 berhasil. Salah satu indikasinya adalah prestasi olahraga yang diukir siswa kelas khusus olahraga (KKO) SMPN 1 terus meningkat.

“Kalau di SMPN 1 itu hanya KKO, kita ingin membuat SKO. Agar siswa-siswa yang memiliki bakat olahraga lebih berkembang,” jelasnya.

Untuk tahun ini, bangunan SMPN 3 di Timuran digunakan kegiatan belajar mengajar (KBM) sementara murid SMPN 18 selama bangunan SMPN 18 di Kadipiro, Banjarsari direnovasi. “Biar selesai dulu pembangunannya (SMPN 18), setelah itu kita siap-siap membuka SKO,” kata Rudy.

Kepala Dinas Pendidikan Surakarta Etty Retnowati bersyukur atas peresmian bangunan SMPN 3 Kota Solo di Karangasem. Untuk sementara, siswa sekolah setempat masih terbagi menjadi dua zona. Etty menyebut tahun pelajaran baru 2020 SMPN 3 masuk zona Laweyan.

“Sekarang tinggal kelas 8 dan 9 yang ikut zonasi lama (Banjarsari). Setahun ke depan masih kita fasilitasi antar jemput gratis,” ucapnya. Pembangunan SMPN 3 dimaksudkan untuk pemerataan sekolah di Kota Surakarta. Mengingat sebelumnya kawasan Laweyan, khususnya di sisi barat tidak memiliki SMP negeri. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia