Rabu, 26 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Rute BST Koridor 1 & 2 Dialihkan, Siapkan Shuttle Bus Tarif Rp 2 Ribu

Selama Penutupan Perlintasan Purwosari

03 Februari 2020, 10: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Pasca penutupan perlintasan Purwosari, rute BST koridor 1 dan 2 akan mengalami perubahan

Pasca penutupan perlintasan Purwosari, rute BST koridor 1 dan 2 akan mengalami perubahan (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Pemkot Surakarta telah menyiapkan satu armada khusus (shuttle bus) untuk mengakomodasi mobilitas penumpang dari depan Stasiun Purwosari-Sriwedari, mengingat ada perubahan rute Batik Solo Trans (BST) koridor 1 dan 2 pada waktu bersamaan. Meski rute baru dan armada sudah disiapkan, dishub masih akan melakukan uji coba, mengingat jalur di sekitar lokasi proyek berpotensi tidak leluasa untuk dilalui kendaraan sebesar armada BST.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Surakarta Taufiq Muhammad mengaku telah berkoordinasi dengan PT Bengawan Solo Trans selaku pihak operator BST di Kota Solo. Ini untuk mengakomodasi kekosongan perjalanan akibat perubahan rute koridor 1 dan 2 dengan menyiapkan armada pengganti atau shuttle bus. 

Hingga saat ini, armada telah siap beserta kesepakatan tarif yang diberlakukan. Sayang sebagian rute perjalanan berpotensi tidak siap karena ada penyempitan jalan di segmen Stasiun Purwosari-Simpang Empat Purwosari. “Sudah siap, hanya saja ada pertimbangan lain soal akses dari depan stasiun ke simpang Purwosari. Di sana kan ada penyempitan jalan dan hanya menyisakan 3-4 meteran saja. Kalau untuk akses roda empat bisa, tapi untuk bus masih belum tahu,” ujarnya.

Untuk itu, Senin (3/1) ini pihaknya akan menjajal aksesbilitas kawasan itu. Apakah mampu untuk mengakomodasi kendaraan sekukuran armada BST atau tidak. Lantas apa yang akan dilakukan jika lebarnya tidak mewadahi untuk lalu lalang Bus BST?

“Jadi diuji dulu hari ini, apakah siap atau tidak. Atau perlu dilebarkan sedikit dengan membongkar median. Harapannya pada 5 Februari itu sudah siap digunakan,” jelas Taufiq.

Uji coba itu penting untuk memastikan operasional shuttle bus untuk mengisi kekosongan rute yang ditinggalkan BST koridor 1 maupun 2. Pada waktu normal, rute perjalanan BST koridor 1 dan 2 sama-sama melintas di depan Stasiun Purwosari. Namun karena ada penutupan simpang sebidang kereta api, rutenya dialihkan dari Kerten lewat Overpass Manahan sebelum masuk di Jalan Slamet Riyadi. 

“Tunggu uji coba dulu. Tapi secara umum satu armada yang akan digunakan sudah siap,” ujarnya.

Rutenya dari Stasiun Purwosari lewat Jalan Slamet Riyadi ke simpang tiga Sriwedari, kemudian masuk ke Jalan Bhayangkara, belok ke barat di simpang Penumping dan masuk Jalan Kebangkitan Nasional. 

Ke barat sampai simpang SMK Murni belok ke utara lewat Jalan Dr Wahidin. Sampai di Simpang Gendengan belok ke barat masuk Jalan Slamet Riyadi hingga simpang empat Purwosari. Kemudian belok ke selatan masuk Jalan Perintis Kemerdekaan, belok ke barat melalui Jalan K.H. Samanhudi hingga masuk Jalan Agus Salim. Dari Jalan Agus Salim ke utara sampai depan Stasiun Purwosari,. “Tarifnya flat Rp 2.000 per orang,” ucap Direktur PT Bengawan Solo Trans Sri Sadadmojo. (ves/bun/ria)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia