Rabu, 26 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

Besok Tes SKD CPNS Klaten, 9.485 Peserta Akan Diperiksa Metal Detector

05 Februari 2020, 12: 45: 59 WIB | editor : Perdana

Kabid Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Pegawai BKPPD Klaten Rijana

Kabid Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Pegawai BKPPD Klaten Rijana (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Ujian seleksi kompetensi dasar (SDK) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Klaten digelar mulai Kamis  (6/2) hingga Selasa pekan depan (11/2). Ujian dengan sistem computer assisted test (CAT) ini berlangsung di Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Karanganyar. Demi sterilisasi, peserta wajib melewati pemeriksaan metal detector sebelum masuk ruangan.

Ujian SKD CPNS Klaten diikuti 9.485 peserta. Mereka berebut mengisi 736 formasi. Tiap hari, pelaksaan ujian akan dibagi dalam lima sesi dengan 450 peserta per sesinya. Kecuali ujian pada Jumat (7/2), hanya terdapat empat sesi.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten mengingatkan kepada seluruh peserta agar menaati semua peraturan yang berlaku. Agar mereka tidak didiskualifikasi dari ujian. Termasuk dilarang mengenakan perhiasan.

“Tas yang dibawa peserta wajib dititipkan di lantai 1 gedung ujian. Sebelum masuk ruangan, harus melewati metal detector. Memastikan peserta benar-benar steril. Tidak boleh membawa barang apa pun, termasuk perhiasan,” tegas Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Pegawai BKPPD Klaten Rijana, kemarin (4/2).

Larangan mengenakan perhiasan ini untuk meminimalkan kecurangan. Sebab, perhiasan yang dikenakan berpotensi untuk menyembunyikan kunci jawaban. Baik itu cincin, gelang, anting, hingga kalung.

Peserta hanya boleh membawa e-KTP dan kartu ujian. Rijana mengimbau peserta pede (percaya diri) mengerjakan ujian. Jangan sampai berbuat curangan. “Saya minta peserta belajar sungguh-sungguh. Sistem computer assisted test ini mencegah adanya KKN,” tandasnya.

Hari pertama ujian, Kamis (6/2), hanya diikuti 147 peserta dari Kota Bersinar. Yakni pada sesi kelima atau terakhir. Gabung dengan peserta dari Kabupaten Sragen. Sedangkan di hari terkahir, Selasa (11/2), hanya dua sesi. Gabung dengan peserta dari Kabupaten Boyolali.

“Peserta tes CPNS akan mengerjakan 100 soal dalam waktu 90 menit. Materi yang diujikan meliputi tes karakteristik pribadi (TKP), tes intelektual umum (TKU), dan tes wawasan kebangsaan (TWK). Masing-masing formasi punya ambang batas kelulusan yang harus dipenuhi peserta,” terangnya.

Rijana mengklaim sistem CAT sebagai bentuk transparansi. Meminimalkan kesempatan mengubah hasil ujian. Sebab hasilnya langsung terpantau lewat live score. Sedangkan pengawasan ujian sepenuhnya kewenangan panitia seleksi nasional (panselnas). Yakni Badan Kepegawaian Negara (BKN). (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia