Rabu, 26 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Launching Manahan (Kemungkinan) Akhir Bulan

Timnas U-19 Akan Cari Lawan Tanding

10 Februari 2020, 07: 30: 59 WIB | editor : Perdana

CICIPI RUMPUT EMPUK: Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menggiring bola saat memantau kualitas fasilitas di Stadion Manahan, kemarin (9/2).

CICIPI RUMPUT EMPUK: Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menggiring bola saat memantau kualitas fasilitas di Stadion Manahan, kemarin (9/2). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

Berita Terkait

SOLO – Kabar Timnas Indonesia U-16 yang tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Jogja, akan menggelar pertandingan uji coba melawan Timnas Thailand U-16 di Stadion Manahan Solo, 22 Februari nanti, berpotensi tak jadi digelar.

“Sepertinya bukan Timnas U-16 yang akan tanding di Solo, tapi Timnas U-19. Itupun Thailand tak jadi main ke sini. Rencana akhir bulan ini (Februari) Timnas U-19 akan tanding di Solo, sembari launching Stadion Manahan. Saat ini kami masih cari lawan dari luar negeri,” terang Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, saat meninjau Stadion Manahan yang rencananya akan digunakan untuk venue Piala Dunia U-20 2021, Minggu pagi (9/2).

Soal tanggal pastinya launching Stadion Manahan, pria yang akrab disapa Iwan Bule masih akan menunggu dari kementerian terkait. Khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Kami hanya carikan lawan saja, untuk tanggalnya yang tahu kementerian,” ucapnya.

Ditanya soal fasilitas Stadion Manahan yang masuk sebagai calon kuat venue Piala Dunia U-20 2021, Iwan Bule mengaku peluang Solo terpilih oleh FIFA cukup besar.

“Pertama Manahan, stadionnya bagus. Hampir sempurna. Ada jacuzzi, ruang wasit, official, hingga lapangan pemanasan. Masuk ke stadion, kursi juga sudah single seat sesuai standar FIFA. Lampu dan sound sistem juga sudah bagus. Sampai saat ini, yang kualitasnya sama seperti GBK (Stadion Gelora Bung Karno Jakarta), baru Manahan. Saya belum tahu yang di GBT (Gelora Bung Tomo Surabaya), karena baru nanti akan ke sana setelah dari Solo,” ujarnya.

Di lain sisi, lima lapangan pendukung dipilih untuk jadi lokasi latihan andai Solo jadi pilihan FIFA. Yakni lapangan di Sriwedari, Kota Barat, Banyuanyar, Sriwaru, dan Karangasem. Iwan Bule juga Sabtu siang sudah menengok ke lima lapangan tersebut.

”Lapangan pendukung memang perlu ada perbaikan, tapi hampir sama kondisinya dengan di kota lainnya sih situasinya. Saya harap selain lapangan yang bagus, harus ada ruang gantinya juga. Ya harus berstandar FIFA,” tegasnya.

Wali Kota Surakarta F.X Hadi Rudyatmo mengaku dari sisi kualitas, Solo memang cukup layak untuk dipilih. ”Solo stadionnya ada di pusat kota. Dari stasiun, terminal atau bandara mau ke stadion dekat. Stadionnya juga sudah berstandar internasional, jadi tak perlu diragukan lagi,” tegasnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia