Rabu, 26 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Solo Dapat Jatah 17.500 Keping E-KTP, Prioritas untuk Pemegang Suket

12 Februari 2020, 10: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Warga tunjukan e-KTP yang telah rampung dicetak.

Warga tunjukan e-KTP yang telah rampung dicetak. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Awal tahun ini, pemkot mendapat jatah blangko e-KTP sebanyak 17.500 keping dari Pemprov Jateng dan pemerintah pusat. Blangko tersebut rencananya digunakan khusus pemegang surat keterangan (suket) pengganti KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surakarta Yohanes Pramono menyampaikan, pihaknya masih memiliki stok 2019 sebanyak 1.500 keping. Dengan begitu total ada 19.000 blangko KTP elektronik yang siap digunakan.

“Ada 72.000 warga Kota Solo antre untuk mendapatkan e-KTP, sedangkan stoknya terbatas. Jadi pencetakkan e-KTP saat ini memprioritaskan pemegang suket yang telah menunggu sejak 2017,” katanya, Selasa (11/2).

Pemenuhan prioritas dibuat berdasarkan daftar print ready record (PRR). Di dalamnya ada warga pemula memasuki usia 17 tahun, program Besuk Kiamat, serta paket menikah Bening Kekasihku.

Menurut Pramono, banyaknya antrean cetak e-KTP salah satunya disebabkan program pemekaran wilayah di Kecamatan Banjarsari dan Pasarkliwon, sehingga warga wajib ganti data kependudukan sesuai alamat baru.

Namun karena blangko belum tersedia, pencetakkan e-KTP untuk daftar antrean ini sementara dihentikan per 22 Januari. “Kami ada SE (surat edaran) dari sekda, ada beberapa hal masuk daftar masuk tunggu. Karena kita penjagaan untuk paket Besuk Kiamat dan nikah itu tidak boleh kosong, setiap hari ada,” imbuhnya.

Untuk pencetakan KTP pemegang suket pemkot akan melakukan jemput bola per kecamatan. Warga yang akan melakukan cetak e-KTP langsung menyerahkan suket ke kantor kelurahan, kemudian setelah KTP dicetak, warga kembali mengambil di kelurahan.

Dispendukcapil menyiapkan belasan ribu keping blangko e KTP untuk pelayanan Suket ini secara bergiliran. “Ada 8.000 keping kami share kepada pemegang suket. Kami akan jemput bola ke kelurahan. Nanti teman akan stand bay di kelurahan, dijadwal. KTP kita serahkan kepada kelurahan untuk dibagi," terang Pramono.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan maksimal. Menurutnya, program prioritas seperti Besuk Kiamat dan Bening Kekasihku menjadi salah satu bentuk pelayanan pemkot dalam administrasi kependudukan. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia