Rabu, 26 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Features

Inovasi Obat Alami dari Bahan Sekitar, Limbah Bandeng Jadi Salep Luka

12 Februari 2020, 22: 42: 34 WIB | editor : Perdana

Produk karya Putri Indah Nurani bersama diakui di National Chemistry Expo and Festival.

Produk karya Putri Indah Nurani bersama diakui di National Chemistry Expo and Festival. (DOK TIM)

Share this      

Sepele namun bermanfaat. Itu yang dilakukan Putri Indah Nurani dan timnya dalam menghasilkan kolagen dari ikan bandeng. Apa manfaatnya? 

IRAWAN WIBISONO, Solo, Radar Solo

IKAN bandeng tidak hanya sekadar menjadi hidangan menu di atas meja makan yang enak dinikmati.  Ada manfaat lain untuk kepentingan pengobatan. Di tangan Putri Indah Nurani dan beberapa rekannya, limbah tulang ikan bandeng ini disulap menjadi sebuah produk salep bernama Salugen.

“Kami lakukan penelitian menghasilkan Salugen. Inovasi salep penyembuh luka dari kolagen limbah tulang ikan bandeng atau Chanos chanos,” terang mahasiswa Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini.

Produk Salugen, lanjut Putri, terbuat dari limbah tulang ikan bandeng yang telah melalui beberapa proses ilmiah dan uji coba berkali-kali. Dalam menghasilkan produk ini, tim banyak mendapati rintangan.

“Karena banyaknya ide yang ada di dalam kepala namun memiliki berbagai kekurangan, kami sempat beralih formulasi. Dari awalnya nugget berbahan dasar tempe dan gembili untuk menunjang ketahanan pangan yang merupakan tujuan SDG's menjadi inovasi salep luka dari kolagen limbah tulang ikan bandeng,” terangnya.

Konsultasi demi konsultasi pun dilaksanakan. Pada akhirnya abstrak yang mereka susun lolos. Putri dan tim baru bisa membuat salep pada H-1 lomba. Itu pun banyak rintangan yang dilalui. Namun anggota tim saling memotivasi bahwa salep yang dibuat sudah memenuhi apa yang diharapkan. 

Perjuangan Putri dan kawan-kawan berbuah manis. Mereka berhasil membuat harum nama UNS. Perjuangan tersebut berhasil terbayarkan dengan peringkat juara 1 pada ajang National Chemistry Expo and Festival di bidang kesehatan di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) pada 26 Januari lalu.

Pada ajang ini, mereka bekerja secara tim. Anggota tim dari UNS ini terdiri dari Muhammad Adam Firdausi dari Program Studi (Prodi) D3 Farmasi 2018, Thufeil Noor Muhammad dari Prodi D3 Teknik Informatika 2018, dan Putri Indah Nurani dari Prodi D3 Farmasi 2019. (*)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia