Rabu, 26 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Sistem Berubah, Honor THL Molor

13 Februari 2020, 11: 35: 59 WIB | editor : Perdana

UJUNG TOMBAK: THL DLH Kota Surakarta bersihkan sampah di jalan.

UJUNG TOMBAK: THL DLH Kota Surakarta bersihkan sampah di jalan. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Tenaga harian lepas (THL) di Kota Solo telat menerima honor Januari. Upah yang biasa dibayarkan pada awal bulan, baru diterima kemarin (12/2). Kondisi tersebut diduga karena berubahnya sistem pengupahan.

Salah seorang THL Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta Sunaryo menuturkan, biasanya upah dibayarkan tanggal 4 setiap bulannya. "Hari ini sudah turun upahnya (honor Januari). Kalau biasanya kan tanggal 4 awal bulan, ini agak mundur cukup lama," jelasnya di kantor DLH, Manahan, Banjarsari.

Sunaryo menjadi THL di DLH sejak 2009. Selama itu, pengupahan selalu tepat waktu. Baru kali ini mengalami keterlambatan.

Kepala DLH Kota Surakarta Gatot Sutanto mengakui ada kemunduran pemberian upah THL. Hasil keterangan petugas bagian keuangan, terjadi perubahan sistem pengupahan yang berdampak pada mundurnya penerimaan upah THL.

"Di sini THL ada 70-an orang. Upah untuk Januari sudah turun Rabu (kemarin) sekitar pukul 11.00. Tadi saya sudah tanyakan ke bagian keuangan, ternyata bukan cuma di sini (upah THL DLH),  tapi se-Solo juga sama. Sepertinya ada kenaikan upah," bebernya.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo membenarkan bahwa keterlambatan pemberian upah karena ada penyesuaian sistem pengupahan. Di antaranya kenaikan nominal THL dari Rp 60 ribu per hari menjadi Rp 70 ribu per hari. “Petugas terlambat mengajukan penganggaran honor karena adanya kenaikan (nominal upah),” ujarnya. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia