Rabu, 26 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

Anggota MPR RI Tanamkan Empat Pilar Kebangsaan

13 Februari 2020, 06: 10: 59 WIB | editor : Perdana

WAWASAN: Anggota MPR RI Abdul Kharis Almasyhari Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Klaten, Senin (10/2).

WAWASAN: Anggota MPR RI Abdul Kharis Almasyhari Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Klaten, Senin (10/2).

Share this      

KLATEN – Anggota MPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah V (lima), Dr. Abdul Kharis Almasyhari mengajak masyarakat memahami dan menanamkan nilai-nilai nasionalisme. Hal tersebut penting untuk membangun persatuan dan kesatuan bangsa. 

Tak sekadar hafalan lisan. Harus ada kesadaran dan pemahaman dari hati setiap warga negara. Agar tercipta kondisi berbangsa yang baik dan kondusif. Ditambah beberapa wilayah di Indonesia akan menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada). 

Hal tersebut disampaikannya pada acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di salah satu hotel di Klaten, Senin (10/2). Dengan gayanya yang khas, Abdul Kharis membawakan forum dengan santai. Namun tetap menitikberatkan pada substansi persoalan.

Abdul Kharis mengajak masyarakat, khususnya warga Klaten agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan. “Walapun dalam satu dua hal kita berbeda pendapat dan berselisih paham, tetanggamu itu juga saudaramu. Jangan terus berbeda sedikit langsung bermusuhan,” ucapnya.

Dia menilai perselisihan dalam bermasyarakat dapat diminimalkan. Bahkan dapat dihilangkan jika tiap-tiap warga masyarakat memupuk nilai nasionalisme yang tinggi. “Besok pas pilkada, siapa pun yang maju, siapa pun yang mengusung, kita semua tetap saudara dan tetap Indonesia. Persatuan itu penting,” pesannya.

Selain sosialisasi, Abdul Kharis juga memberikan tantangan kepada peserta. Lewat pembacaan teks pembukaan UUD 45. Pada sesi ini peserta sangat antusias. Bahkan peserta yang salah atau tertukar saat membaca teks justru mengundang gelak tawa hadirin.

“Biasanya di tempat lain jarang sekali bisa menjawab tantangan ini. Tapi di Klaten ada peserta yang bisa membacakan pembukaan UUD 45. Lengkap dan benar,” puji politisi PKS ini sambil memberikan hadiah.

Selanjutnya, Abdul Kharis meminta peserta sosialisasi jadi agen. Melanjutkan apa yang di dapat dari forum ini kepada orang lain. “Setelah pulang dari sini, Anda semua bisa ikut menyosialisasikan. Apa yang didapat jangan berhenti di Anda. Yang terpenting bukan cuma hafalan. Tapi harus ditanam dalam hati,” pesannya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia