Rabu, 26 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Olahraga

Kedatangan 2 Pemain Lagi, Persis Terus Genjot Fisik & Taktik

13 Februari 2020, 08: 35: 59 WIB | editor : Perdana

Joko Susilo resmi jadi bagian dari skuad Persis Solo musim ini.

Joko Susilo resmi jadi bagian dari skuad Persis Solo musim ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Persis Solo menatap Liga 2 2020 dengan rasa optimisme yang tinggi. Beberapa pemain berkualitas dan potensial sudah diumumkan bergabung. Kemarin (12/2), dua nama diumumkan bergabung dengan keluarga besar Persis, yakni eks center back Persikabo Bogor Joko Susilo dan mantan kapten eks Persis Solo junior Jujan Seto Prihartanto.

Masuknya Joko tentu membuat lini pertahanan Persis semakin kukuh. Sebelumnya, di posisi ini sudah terisi oleh Bruno Casimir, M. Alaik Sobrina, dan Susanto. Untuk Jujan, besar kemungkinan dia juga akan masuk proyeksi di skuad Persis Solo U-20 yang akan terjun di ajang Liga 2 U-20 2020.

“Di waktu tersisa tentu kami terus membangun chemistry antarpemain. Saya lihat komposisi tim ini cukup berkualitas. Tapi tetap, saya mengutamakan pemain yang punya daya tahan fisik bagus karena permainan kami nanti akan bermain tempo cepat. Jadi fisik yang prima adalah suatu hal utama yang saya inginkan,” ujar Head Coach Persis Solo Salahudin.

Jelang bergulirnya kompetisi musim ini, fisik pemain memang terus digenjot. Beberapa program uji tanding juga akan dilakukan. Salah satu tujuan utamanya adalah ingin melihat taktik permainan dan fisik pemain. Apakah sudah berjalan sesuai yang diharapkan atau belum.

“Saat ini rata-rata pemain sudah siap bermain 70 menit lebih,” ujarnya.

Di sisi lain, Persis Solo juga mempersiapkan diri jelang laga uji coba dengan Persib Bandung di Stadion Manahan, Sabtu (15/2) nanti. Kedua tim sudah lama tak berjumpa. Dari catatan yang koran ini terima, kedua tim sudah bertemu delapan kali. Mulai dari kompetisi PSSI sebelum Indonesia merdeka (steden tournooi) maupun tak lama setelah Indonesia merdeka (perserikatan). Di kompetisi dengan format Liga Indonesia (1995-2019), kedua tim tak pernah bertemu.

Di kompetisi resmi PSSI, Persis menang empat kali, seri sekali, dan tiga kali menelan kekalahan. Pertemuan satu-satunya di Solo terjadi di steden tournooi 1937. Kala itu, Persib sukses menjadi juara di Stadion Sriwedari, usai mengalahkan Persis 1-2 di depan pendukungnya.

“Melawan Persib tentu tak mudah dilalui. Kami paham kualitas pemain mereka seperti apa, tapi kami tetap optimistis bisa memberikan yang terbaik nanti,” pungkas Salahudin. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia