Rabu, 26 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Olahraga

Sinyal Kuat Persis vs Persib, Gelar Simulasi Keamanan Manahan Hari Ini

13 Februari 2020, 09: 45: 59 WIB | editor : Perdana

Suasana Pasoepati yang hendak masuk ke dalam stadion menonton pertandingan di Manahan, beberapa tahun lalu.

Suasana Pasoepati yang hendak masuk ke dalam stadion menonton pertandingan di Manahan, beberapa tahun lalu.

Share this      

SOLO - Sinyal positif laga Persis Solo melawan Persib Bandung akan digelar di Stadion Manahan pada Sabtu (15/2), kian terlihat nyata. Hal itu diperkuat dengan pernyataan Wakil Presiden DPP Pasoepati Surya Panca.

 “Insya Allah aman. Besok (hari ini) tinggal ambil (surat izin) ke Polda. Semoga diberi kelancaran, dan tadi juga sudah menjalani rakor (rapat koordinasi) sama pihak-pihak terkait,” ucap Surya Panca kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Rencananya Polresta Surakarta bakal melakukan simulasi keamanan, hari ini (13/2). Sedangkan dua tim yang akan bertanding juga akan mendapat jatah untuk uji lapangan pada Jumat (14/2). Persis mencoba lapangan Manahan di sesi pagi hari dan Persib sore harinya.

”Kami sudah melakukan koordinasi dengan panitia penyelenggara karena tiket berbentuk gelang. Sebelum masuk kawasan stadion, tiket sudah terpasang di pergelangan tangan. Hal ini untuk memudahkan kami membedakan, mana suporter, mana tidak. Jadi besok tidak ada tiket yang dijual on the spot," ucap Kabag Ops Polresta Surakarta I Ketut Sukarda.

Sukarda menjelaskan, simulasi ini dilakukan karena laga ini perlu diperketat. Sebab, sepertinya kapasitas stadion akan terisi penuh. Selain berjaga di kawasan stadion, juga akan ada anggota yang diploting sebagai pemandu. Di mana tugasnya mengarahkan para penonton masuk melalui 12 gate, ke 23 sub gate, hingga ke bangku penonton sesuai dengan nomor yang tertera pada tiket gelang yang sudah dimiliki penonton. 

Ditambahkan Sukarda, pihaknya juga mengimbau kepada para penonton agar hanya membawa barang pribadi, dompet, serta HP. Petugas akan memeriksa setiap barang bawaan penonton di pintu masuk. “Apabila ditemukan ada barang terlarang, seperti miras, sajam, flare, laser, dan lain sebagainya, akan kita tindak dengan tegas," ucap Sukarda.

Disinggung soal izin, Sukarda mengatakan, penyelenggara tinggal menyerahkan bukti rekomendasi dari Kementerian PUPR. Sebab, selama belum diresmikan, kendali operasional stadion langsung berada di bawah pemerintah pusat. "Kemarin sudah ada perjanjian. Apabila ada kerusakan, hal itu secara penuh menjadi tanggung jawab penyelenggara,” kata Sukarda.

Sukarda menambahkan, untuk keamanan laga tersebut ribuan personel bakal diterjunkan ke lokasi. Baik dari unsur Polri, TNI, serta stekholder terkait. "Kalau dari panitia tadi mengatakan ada 1.700 tiket yang sudah terjual. Besok tidak ada pendukung Persib yang datang,” pungkas dia. (atn/nik/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia