Rabu, 26 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Boyolali

Cari Sampel Air Keruh untuk Praktikum, Siswa Tewas Tenggelam

14 Februari 2020, 13: 47: 59 WIB | editor : Perdana

Jasad siswa tenggelam di Desa Canden, Sambi, kemarin.

Jasad siswa tenggelam di Desa Canden, Sambi, kemarin. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Kejadian ini bisa menjadi peringatan bagi siapa saja untuk berhati-hati saat berada di sekitar sungai, apalagi jika tak bisa berenang. Peristiwa tragis dialami Bagas Rizki Utama, 14, warga Dusun Gunung Bebek, Desa Tempursari, Kecamatan Sambi, Boyolali. Berniat menolong temannya yang tercebur di sungai saat mencari sampel bahan praktikum, siswa SMP itu malah tewas tenggelam, kemarin sore (13/2).

Awalnya, korban bersama dua temannya mendapat tugas dari sekolah. Mencari sampel air keruh di sungai. Sepulang sekolah, ketiganya sepakat mencari sampel air keruh di Sungai Jebeng, Dusun Tegalsari, Desa Canden.

Sekitar pukul 16.30, mereka tiba di lokasi. Sampel air diambil salah seorang rekan korban, Yeri Dafa Dinata, 14. Dia naik ke batu cadas di bibir sungai yang licin. Tiba-tiba Yeri terpeleset dan tercebur ke sungai yang permukaannya dalam.

Bagas Rizky yang tak bisa berenang spontan terjun ke sungai. Berniat menolong Yeri. Saat temannya berhasil ditolong, korban justru tenggelam. Kedua temannya langsung berteriak meminta pertolongan ke warga sekitar. Tak lama, warga berdatangan ke lokasi untuk menolong. 

Mujiono, 47, warga Dusun Tegalsari yang rumahnya tak jauh dari lokasi spontan terjun ke sungai usai mendengar teriakan. Kedalaman sungai waktu itu sekitar 3-4 meter. “Korban berhasil saya angkat bersama warga lain ke bibir sungai,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo di lokasi kejadian.

Saat diangkat, kondisi korban tidak sadarkan diri. Selanjutnya korban dibawa naik ke halaman rumah warga. Sayang, nyawa korban tak tertolong. Kejadian ini segera dilaporkan ke Polsek Sambi.

Petugas kepolisian datang ke lokasi bersama bidan Desa Canden dan Desa Tempursari. Setelah diperiksa, tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Korban murni tewas tenggelam. Jasad korban kemudian dibawa ke kediamanya. 

Kapolres Boyolali AKBP Rachmad Nur Hidayat melalui Kapolsek Sambi AKP Nur Akhmad Khalis menyatakan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan visum.

“Ini murni kecelakaan. Pihak keluarga korban sudah menerima atas peristiwa tersebut. Korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tandasnya. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia