Rabu, 26 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Sragen

Ubah Image Negatif Gunung Kemukus, Anggaran Rp 88 Miliar Digelontorkan

14 Februari 2020, 14: 21: 21 WIB | editor : Perdana

JemJembatan di atas Waduk Kedung Ombo yang jadi perlintasan menuju Gunung Kemukus, Sumberlawang.

JemJembatan di atas Waduk Kedung Ombo yang jadi perlintasan menuju Gunung Kemukus, Sumberlawang. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Penataan objek wisata Gunung Kemukus, Sumberlawang terus dilakukan untuk merubah image negatif kawasan tersebut. Tahun ini, pemerintah pusat menggelontorkan anggaran Rp 88 miliar untuk mengembangkan wisata di kawasan Waduk Kedung Ombo tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Sragen Yusep Wahyudi menyampaikan, pemerintah di semua sektor sangat mendukung rencana pengembangan New Kemukus ini. Untuk mengubah wajah Gunung Kemukus dari kesan negatif, pemerintah pusat bahkan ikut andil.

”Ini sedang persiapan lelang dari pemerintah pusat. Anggarannya seperti kemarin. Total nilainya Rp 88 miliar yang dikerjakan dalam dua tahun anggaran yakni pada 2020-2021,” terang Yusep, kemarin (13/2).

Mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPPTSP) ini menyampaikan, akan membuat gapura gerbang pintu masuk sebelum melintasi Barong. Selanjutnya, ada lokasi kuliner sebelum memasuki jembatan. Demikian juga di seberang jembatan juga akan ditata untuk lokasi parkir. Selain itu akan dilengkapi wahana permainan anak, wisata air, arena outbond.

”Untuk kompleks Makam Pangeran Samudra semua akan ditata,” terang Yusep.

Yusep menambahkan, selain dari pemerintah pusat, Pemprov Jateng juga memberikan andil dalam pengembangan. Salah satunya yakni membuat trayek Aglomerasi yang memudahkan wisatawan menuju ke lokasi wisata Gunung Kemukus.

”Soal aglomerasi kami bersyukur karena itu mendukung kegiatan pariwisata Kemukus dan sekitarnya,” kata dia.

Dia mengklaim masyarakat sekitar tidak keberatan dengan revitalisasi Gunung Kemukus. ”Sejauh ini positif dan mendukung. Warga juga berharap ada imbas kesejahteraan,” terangnya.

Potensi wisata di kawasan itu jura produk madu khas Gunung Kemukus. Warga sekitar bahkan gencar membudidayakan tawon penghasil madu. Imbas ekonomi mulai dirasakan warga sekitar. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia