alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsolo
Home > Radar Solo Events
icon featured
Radar Solo Events

Literasi dan Perayaan Hut SMPN 3 Surakarta, Spegata Jaya

19 Februari 2020, 18: 29: 57 WIB | editor : Perdana

BUDAYA LITERASI: Siswa membaca koran Jawa Pos Radar Solo di sela perayaan HUT Ke-47 SMPN 3 Surakarta di gedung baru, kemarin (18/2).

BUDAYA LITERASI: Siswa membaca koran Jawa Pos Radar Solo di sela perayaan HUT Ke-47 SMPN 3 Surakarta di gedung baru, kemarin (18/2). (SEPTIAN REFVINDA/RADAR SOLO)

Share this      

Perayaan HUT KE-74 SMPN 3 Surakarta, Selasa (18/2) dikemas sederhana namun terasa istimewa dan spesial. Sebab dirayakan di gedung sekolah baru di kawasan Kelurahan Karangasem, Laweyan. Juga diisi kegiatan positif berupa literasi yang menggandeng Jawa Pos Radar Solo.

HUT Ke-47 Spegata (julukan SMPN 3 Surakarta) diawali jalan sehat melibatkan siswa, guru, dan staf pendidikan lainnya. Dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan SMPN 3 Surakarta Joko Putranto. Didampingi seluruh guru. 

Di sela kegiatan, Joko menyebut budaya literasi di SMPN 3 Surakarta cukup tinggi. Dia berharap perayaan HUT kali ini memacu semangat para siswa untuk berprestasi sekaligus menanamkan budaya gemar membaca. Serta menambah wawasan dan pengetahun yang ada di luar sekolah. “Semoga di HUT Ke-47 Spegata ini tingkat litersi di sekolah semakin maju. Spegata semakin jaya,” ucapnya.

Ucai pemotongan tumpeng, siswa yang duduk rapi di halaman dikenalkan dengan koran Jawa Pos Radar Solo. Literasi ini meningkatkan budaya baca di kalangan siswa. Sembari membaca, siswa diajak berinteraksi lewat kuis literasi. 

Siswa yang berani maju ke depan, menjelaskan berita yang dibacanya, mendapatkan hadiah menarik. “Aku suka sepak bola. Klub favoritku Persis Solo. Di Radar Solo ada berita Persis Solo. Jadi langsung aku baca berita rubrik olahraga,” ujar Radit, siswa SMPN 3 Surakarta.

Sementara itu, perayaan HUT Ke-74 SMPN 3 Surakarta juga diisi pentas seni (pensi). Berupa live music, fashion show, perform ekstrakurikuler tari tradisional, PBB, dan sebagainya. 

Devianti Lubis, siswa kelas VIII SMPN 3 Surakarta mengaku fasilitas gedung sekolah baru lengkap dan memadai. Termasuk fasilitas penunjang litersi. Yakni perpustakaan dan pojok baca di setiap ruang kelas.

“Setiap jam kosong, biasanya digunakan untuk baca-baca buku di pojok baca. Tidak hanya buku pelajaran. Tetapi juga ada buku fiksi dan nonfiksi. Jadi banyak pilihan bukunya,” bebernya. (mg4/aya/fer)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia