alexametrics
Minggu, 29 Mar 2020
radarsolo
Home > Boyolali
icon featured
Boyolali

Jika Paslon Bertarung Tunggal, PDIP Boyolali Sebut “Lawan” Terberatnya

21 Februari 2020, 09: 35: 59 WIB | editor : Perdana

Ketua DPC PDIP Boyolali S. Paryanto

Ketua DPC PDIP Boyolali S. Paryanto (TRI WODODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI - Ketua DPC PDIP Boyolali S. Paryanto menyebut ada atau tak ada lawan pada pilkada tahun ini, tidak akan berpengaruh. Pihaknya optimistis menang. Namun demikian, tetap ada yang perlu diwaspadai PDIP Boyolali.

“Ada lawan maupun tidak ada lawan, mohon maaf ya, tidak berpengaruh banget buat kami. Karena kami sudah tertata, sudah solid. Semua lapisan, elemen dan sebagainya itu sudah mapan semua. Jadi kami ibaratnya tinggal nyemprit saja, semua sudah jalan,” jelas dia.

Hanya saja, jika benar nanti Pilkada Boyolali hanya calon tunggal, PDIP tidak hanya berpangku tangan. Yang menjadi tantangan adalah tingkat partisipasi pemilih.

“Maka, kalau (melawan) bumbung kosong, itu yang pertama kami harus melakukan sosialisasi sampai ke grassroot agar masyarakat mengenal, tahu calon yang akan kita usung. Kedua, kami harus menggerakkan masyarakat berbondong-bondong ke TPS menggunakan hak pilihnya,” jelasnya.

Paryanto menargetkan pasangan M. Said Hidayat-Wahyu Irawan bisa meraup suara di atas perolehan Pilkada 2015. Yakni melampaui 70 persen.

Sementara itu, dukungan bagi bakal pasangan calon independen Didik Mardiyanto dan Listyowati yang tercatat di sistem informasi pencalonan (Silon) sudah mencapai 39.383 dukungan. Sudah lebih dari separo syarat dukungan minimal sebanyak 60.636.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali Ali Fahrudin menyatakan deadline penyerahan syarat dukungan berakhir Minggu tengah malam (23/2). (wid/ria)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia