alexametrics
Kamis, 09 Apr 2020
radarsolo
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Solo Punya Wakil Dua Atlet Karate di PON Papua

22 Februari 2020, 13: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Getta Shafada Aryadilana (kiri) saat berlatih untuk persiapan menuju PON.

Getta Shafada Aryadilana (kiri) saat berlatih untuk persiapan menuju PON. (FAJAR/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kota Bengawan berpotensi punya wakil di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua, khususnya dari cabor karate. Dua karateka Kota Solo yang lolos ke PON adalah Getta Shafada Aryadilana (kumite -84 kg) dan Agvyan Rizky Pradana yang akan terjun di kelas kata (seni) beregu.

“Pertandingan ini (PON) memang tidak gampang. Tapi, saya optimistis bisa memenangkan pertandingan dan membawa pulang mendali untuk Kota Solo,” tandas Getta kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Getta cukup punya potensi menyumbangkan medali untuk Jateng di PON. Prestasinya cukup banyak. Mulai dari emas di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018, dan perunggu Pra PON 2019. Untuk tingkat internasional, dia pernah mengikuti kejuaraan karate di Thailand 2016 dan mendapat medali perak. Event terakhirnya adalah Dekan Cup di Purwokerto dan sukses mendapat medali emas. Termasuk label sebagai best of the best U-21 & senior putra.

Sementara itu, Pelatih Karate Kota Solo Surya Panca mengakui, persaingan di PON terbilang cukup berat. Terlebih para atlet yang lolos berstatus delapan terbaik di Pra PON tahun lalu. Getta tentu diharapkan minimal bisa meraih perunggu, seperti di ajang Pra PON kemarin. Namun, bukan tidak mungkin peluang lolos ke final juga terbuka untuknya.

Surya Panca saat ini terus menggembleng latihan para atlet binaannya. Ini persiapan awal sebelum keduanya dipanggil Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jawa Tengah untuk berangkat ke PON 2020 di Papua. Multievent ini sendiri rencananya digelar mulai 20 Oktober hingga 2 November.

“Ada kendalanya juga, yaitu belum ada pemanggilan untuk mengikuti training center. Padahal daerah lain sudah mulai dipanggil atletnya,” jelas Surya Panca. (mg3/nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia