alexametrics
Selasa, 31 Mar 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Crah Angger Seleksi di PSIM

23 Februari 2020, 15: 15: 59 WIB | editor : Perdana

COMEBACK: Crah Angger saat masih berseragam Persis Solo, musim lalu.

COMEBACK: Crah Angger saat masih berseragam Persis Solo, musim lalu. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

MANTAN gelandang Persis Solo musim lalu Crah Angger ternyata kini tengah mencari peruntungan di skuad PSIM Jogja. Dia kembali ke klub lamanya, dan sudah beberapa hari terakhir bergabung dengan skuad Laskar Mataram, dengan status pemain seleksi. Crah Angger sendiri tak masuk di skema coach Salahudin musim ini ini, dan namanya dipastikan tak dipertahankan Persis.

Kualitas Crah Angger sudah dipantau coach Seto Nurdiyantoro, saat PSIM beruji coba dengan Pusat Pendidikan Latihan Mahasiswa (PPLM) Kemenpora di Stadion Dwi Windu, Bantul (21/2). Hingga saat ini, selain Angger masih banyak pemain yang tengah di seleksi PSIM untuk kerangka tim di Liga 2 2020. Seperti Nanda Nurradi, Lucky Yoga, Afif, Andi Sandria, Daniel Asmuruf dan Ivan Febrianto. 

Di lain sisi, ada dua pemain baru PSIM yang sudah deal bergabung dan mendapat sodoran kontrak. Dia  adalah Taulohu Abdul Musafri dan Sunni Hizbullah. PSIM sendiri sudah resmi merekrut empat eks penggawa Persis, yakni Slamet Budiono, Tegar Hening Pangestu, Sandi Firmansyah dan Risman Maidullah.

Di lain sisi, dalam laga uji coba kemarin, PSIM berhasil menang dengan skor 2-0 atas PPLM. Dua gol PSIM dicetak oleh Slamet Budiono dan Nanda Nurradi.

Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro memiliki banyak catatan setelah agenda latih tanding tersebut. Salah satunya kondisi anak asuhnya yang belum tampil maksimal mengingat baru menjalani program fisik. Meski demikian, pelatih berusia 45 tahun itu juga memberikan catatan positif bagi Raymond Tauntu dan kolega. Para pemain disebutnya mulai memahami konsep dan pola permainan yang dirinya inginkan.

"Mereka mulai paham karakter permainan yang saya inginkan seperti apa. Memang belum 100 persen dan masih perlu pemahaman lagi," ujarnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia