alexametrics
Selasa, 31 Mar 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Berkas Pasangan Balon Independen 'Alam' Belum Lengkap, Abah Ali Pasrah

25 Februari 2020, 07: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Pasangan bakal calon wali kota-wakil wali kota Surakarta jalur independen Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo

Pasangan bakal calon wali kota-wakil wali kota Surakarta jalur independen Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo (IRAWAN WIBISONO/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta telah mengeluarkan berita acara (BA) penerimaan syarat dukungan bagi calon wali kota dan wakil wali kota Surakarta jalur perseorangan untuk pasangan Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo (Bajo), Sabtu (22/2) malam. Sementara syarat dukungan yang dikumpulkan pasangan Muhammad Ali-Achmad Abu Jazid (Alam) belum lengkap.

Ketua KPU Surakarta Nurul Sutarti menjelaskan, hingga pukul 16.00, pihaknya tengah melakukan penghitungan syarat dukungan yang dikumpulkan tim Alam, Minggu (23/2) malam. Tidak seluruh syarat dukungan dari tim Alam langsung dihitung. Sebab, masih ada syarat dukungan yang belum dientri dalam sistem informasi pencalonan (silon).

“Masih terus kami hitung dan kami pastikan apakah memenuhi syarat atau tidak. Kalau Bajo sudah kita berikan berita acara penerimaan,” katanya, Senin (24/2).

Pasangan bakal calon wali kota-wakil wali kota Surakarta jalur independen Muhammad Ali-Achmad Abu Jazid

Pasangan bakal calon wali kota-wakil wali kota Surakarta jalur independen Muhammad Ali-Achmad Abu Jazid (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Jika ternyata berkas syarat dukungan belum lengkap maka pasangan yang diklaim mewakili sejumlah elemen umat Islam tersebut dinyatakan gugur. Sebenarnya KPU memberi waktu hingga batas akhir pendaftaran yakni 23 Februari pukul 24.00. “Tapi mereka baru mengumpulkan di detik-detik akhir kemarin,” imbuhnya.

Terpisah, Muhammad Ali tak akan protes jika syarat dukungan yang dikumpulkan tidak memenuhi syarat. Dia mengaku sudah berusaha maksimal bersama timnya. “Saya yakin bapak-bapak yang di KPU orang baik. Mereka bekerja dengan niat baik. Tentunya juga ingin menghasilkan pemimpin-pemimpin yang baik. Mudah-mudahan sama-sama memiliki niat baik nanti hasilnya juga baik,” ucap pria yang akrab disapa Abah Ali ini. Pengasuh Pondok Pesantren Ta'mirul Islam itu meminta masyarakat untuk menunggu hasil akhir penghitungan KPU terlebih dahulu. (irw/bun)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia