alexametrics
Selasa, 31 Mar 2020
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Pergoki Maling, Ibu Muda Nyaris Diperkosa, Dicekik di Depan Anak

27 Februari 2020, 20: 52: 12 WIB | editor : Perdana

Rumah korban berada di tengah persawahan.

Rumah korban berada di tengah persawahan. (RAGIL LISTYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Bagi para perempuan, perlu meningkatkan kewaspadaan jika di rumah sendiri. Seorang ibu rumah tangga di Dusun Karang, Sanggrahan, Grogol, berinial P, 22, nyaris menjadi korban perkosaan pada Sabtu (22/2) dini hari. Pria muda tidak dikenal nekat mendobrak pintu dan nyaris memperkosa pemilik rumah yang tengah ditinggal suaminya lembur kerja. Korban juga sempat dicekik di hadapan sang anak. Akibatnya ibu muda tersebut dan anaknya mengalami trauma berat.

Lokasi rumah korban terletak di Dusun Karang, Sanggrahan, Grogol berada di tengah sawah. Posisi rumah memang agak jauh dari pemukiman warga lain. Selain itu, korban juga membuka warung makan di rumah.

Kejadian bermula ketika suami korban, Chori Buchori, 33, tengah lembur kerja. Chori mengaku tengah menata barang-barang untuk pindahan ke kantor baru di Mojosongo, Solo. Lokasi gudang tempatnya bekerja memang terletak tidak jauh dari rumah. Hanya sekitar lima menit dari gudang. Sekitar pukul 00.00, Chori mendapat pesan Whatsapp dan ditelepon sang istri.

"Posisi packing barang mau selesai. Dan istri bilang kalau ada orang mengetuk pelan beberapa kali. Karena istri waswas, langsung menelepon saya. Selama kejadian, telepon saya memang tersambung terus dengan dia," katanya pada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (27/2).

Korban lantas keluar kamar untuk mengecek depan rumah. Nahas, pria muda yang tak dikenal sudah membobol pintu rumah. Kaget ada maling, korban lantas berteriak maling sebanyak tiga kali. Pelaku juga sempat mundur dan menengok keluar yang memang kondisi jalan sepi.

"Pelaku langsung menutup pintu sedikit dan menghampiri istri saya yang langsung dicekik. Lalu dipepet di tembok dekat pintu. Karena saya dengar istri saya teriak, saya langsung bergegas pulang dan mengajak satu orang yang jaga malam. Kami langsung ngebut pulang ke rumah," papar Chori.

Chori mengaku istrinya dicekik hingga lemas dan jatuh ke lantai. Saat itulah, pelaku dengan beraninya menggerayangi bagian atas dan bawah tubuh korban. Setengah sadar tubuhnya tengah digerayangi pelaku, korban hendak melawan. Namun, pelaku kembali mecekik leher korban dan hampir melakukan tindakan asusila.

"Untung saya cepat sampai di rumah. Posisi sudah ada motor matic warna putih terparkir di depan rumah. Mungkin dengar saya datang pelaku langsung keluar rumah. Ketika hendak menyalakan mesin motor, pelaku saya tabrak. Namun, tidak sampai jatuh. Cuma helm dan sandalnya yang jatuh," ungkapnya.

Chori sendiri mengaku sempat bertatapan dengan pelaku yang diketahui masih muda. Sebelum akhirnya berhasil kabur ke utara menuju Manang, Grogol. Tidak sempat mengejar, Chori lantas masuk ke rumah dan mendapati tubuh istrinya tersandar di tembok sebelah pintu. Sedangkan sang anak menangis di pintu kamar.

"Saya tenangkan istri dan anak saya yang kebetulan melihat kejadian ibunya dicekik. Barang-barang pelaku yang tertinggal serta kronologi langsung saya share di media sosial saya. Alhamdulillah, pihak keluarga dan rekan salah satu rekan pelaku menghubungi saya pagi harinya. Menginformasikan kalau barang-barang itu milik pelaku," papar Chori. (rgl/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia