alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsolo
Home > Travelling
icon featured
Travelling

Eksotisme Agro Rumpun Ijo di Matesih, Manjakan Mata Para Pecinta Bunga

01 Maret 2020, 09: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Keindahan bunga celosia yang mempesona di Agro Rumpun Ijo Matesih, Karanganyar.

Keindahan bunga celosia yang mempesona di Agro Rumpun Ijo Matesih, Karanganyar. (RYAN AGUSTIONO/RADAR SOLO)

Share this      

Pesona alam Kabupaten Karanganyar memang tidak ada habisnya. Terbaru ada kebun Agro Rumpun Ijo yang menyajikan aneka bunga warna-warni yang menawan.

BAGI pecinta bunga, kebun Agro Rumpun Ijo sangat rekommended untuk dikunjungi. Menyanyikan aneka kebun bunga yang memanjakan mata dengan warna-warnanya yang ngejreng. Lokasinya di Jalan Astana Giribangun, Desa Giribangun, Kecamatan Matesih.

Perjalanan ke lokasi cukup mudah. Hanya sekitar 30 menit perjalanan dari Kota Karanganyar. Ada baiknya ke lokasi dengan kendaraan pribadi karena angkutan umum mulai sulit ditemui. Selama perjalanan ke lokasi, ada banyak pedagang durian. Bisa jadi bekal sambil menikmati bunga di sana.

Selain warna-warni bunga, juga ada spot selfie yang menarik di Agro Rumpun Ijo.

Selain warna-warni bunga, juga ada spot selfie yang menarik di Agro Rumpun Ijo. (RYAN AGUSTIONO/RADAR SOLO)

Objek wisata Agro Rumpun Ijo ini tergolong baru. Baru dibuka Januari lalu. Namun pengunjung sudah mencapai ribuan orang. Kebun ini milik Sulardi, warga setempat. Awalnya dulu kebun holtikultura yang menyediakan melon, semangka, labu madu, labu baternat. Namun karena sepi, dia beralih menanam aneka bunga. Koleksinya mulai dari bunga matahari, celosia, pacar bebek/banyu, kertas, kenikir, centik manis, krokot dan lainnya. Koleksi bunga itu asalnya dari berbagai negara.

Setelah viral di media sosial, ribuan pengunjung mulai berdatangan setiap harinya. Saat akhir pekan, sampai antre masuk.

”Baru saja dibuka, kurang lebih sudah 2.000 pengunjung yang datang,” beber pemilik Wisata Agro Rumpun Ijo, Sulardi.

Tiket masuknya tergolong murah, hanya Rp 5 ribu. Bahkan, wisatawan dapat bonus jus gratis sesuai pilihan. Mulai dari semangka, tomat, jambu, melon dan lain-lain. Di sana juga terhampar area persawahan Matesih dengan latarbelakang megahnya Gunung Lawu.

Luas kebun itu sekitar satu hektare. Di sana juga terdapat berbagai macam spot selfie. Seperti miniatur kapal yang tingginya sekitar 3 meter. Ada tempat istirahat gazebo. Lalu lorong yang atap dan dindingnya dari tanaman menjalar. Terdapat pula hiasan gantungan seperti labu orange, labu madu, bunga matahari di sekitar dinding. Sulardi berencana menambahkan kedai kopi, permainan anak, kolam renang, serta hiburan flying fox supaya lebih banyak pengunjung yang datang.

”Gazebo akan diperbanyak untuk santai para pengunjung. Juga akan ada menu makanan baru yang terbuat dari buah labu,” tuturnya.

Oh ya, lokasi ini cukup dekat dengan makam presiden kedua Indonesia, Soeharto. Yakni Astana Giribangun. Wisatawan yang ingin berziarah bisa mampir sejenak. Jaraknya hanya sekitar 2 kilometer. Ada pula Astana Mangadeg yang merupakan makam raja-raja Pura Mangkunegara. Lokasinya di perbukitan Giribangun, panorama alamnya tidak kalah menarik jika dilihat dari atas puncak. (ryn/adi/ria)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia