alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radarsolo
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Bruno Casimir & Kuliner, Cinta Sop Buntut, Terkesan Tengkleng Solo

11 Maret 2020, 11: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Bruno Casimir

Bruno Casimir (ADI PRASETYAWAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Selama 13 tahun, Bruno Casimir malang melintang ke sejumlah klub Indonesia. Berbagai daerah sudah dia kunjungi. Namun soal makanan, Bruno ternyata paling tidak bisa lepas dari sop buntut. Dia mulai menggemari sop daging sapi itu sejak pertama kali membela Arema Malang musim 2007 silam. Meski kini bagian dari Laskar Sambernyawa, Bruno tetap mencari makanan tersebut.

”Selama saya di Indonesia, saya paling suka sama sop buntut. Karena daging sapinya bisa membentuk otot. Selain itu, rasanya juga nikmat,” beber pemain naturalisasi asal Kamerun ini.

Selama di Solo, Bruno juga sudah mencoba salah satu makanan khas Kota Bengawan. Yakni tengkleng. Dia bahkan sudah mengajak rekan setimnya mencoba beberapa warung tengkleng terkenal di Solo. Misalnya tengkleng Bu Edi di Pasar Klewer hingga tengkleng Pak Manto Sriwedari. Meski baru kali pertama mencoba, pemain berposisi centerback itu ternyata butuh waktu menyesuaikan selera lidahnya.

”Tengkleng Solo enak. Gurih kuahnya, ada rasa tradisionalnya. Cuma banyak lemak ya, sama banyak kolesterol,” beber mantan pemain Sriwijaya FC tersebut.

Sementara gudeg ternyata tidak begitu dia minati. Bruno juga suka sate kambing. ”Karena (gudeg) rasanya terlalu manis. Saya nggak suka manis,” jelasnya.

Meski lama di Indonesia, Bruno tidak melupakan makanan khas dari negara asalnya. Salah satunya couscous. Bentuknya mirip papeda yang biasa dimakan warga Papua. Beruntung, couscous cukup mudah ditemukan di Indonesia.

”Di Jakarta ada (couscous,Red). Biasanya ngajak istri saya berburu kuliner. Nanti kalau kompetisi sudah mulai, mau ajak nyobain tengkleng juga,” terangnya.

Bruno juga mulai menikmati atmosfer pertandingan di Stadion Manahan Solo. Bruno jadi starting lineup saat Persis menjamu Persib Bandung. Kebetulan saat itu stadion fullhouse. Lebih dari 18 ribu penonton termasuk Presiden RI Joko Widodo hadir menyaksikan pertandingan.

”Sebelum di Persis, saya beberapa kali main di Manahan. Seperti waktu di Arema. Atmosfer pertandingan tidak jauh berbeda dengan Malang ya, antusias penonton tinggi,” terangnya.

Bruno didatangkan untuk memperkuat barisan pertahanan ke Persis. Sejauh ini, dia sudah bermain tiga kali di laga uji coba. Bruno juga sempat ditunjuk jadi kapten saat Persis menjamu Semen Padang, pekan lalu. (adi/ria)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia