alexametrics
Kamis, 03 Dec 2020
radarsolo
Home > Boyolali
icon featured
Boyolali

Gula Mahal, Pedagang Galau

12 Maret 2020, 15: 36: 05 WIB | editor : Perdana

Gula Mahal, Pedagang Galau

BOYOLALI – Kenaikan harga komoditas gula pasir memukul pedagang angkringan. Sebab penghasilan tiap hari belum tentu menutup modal usaha. Mereka berharap segera ada solusi mengatasi masalah tersebut.

Fajar Susilo, 30, pedagang angkringan di Kecamatan Mojosongo mengaku harga gula naik jadi Rp 17 ribu per kilogram (kg). Padahal sebelumnya hanya Rp 13 ribu per kg. Kenaikan ini sudah terjadi sejak dua pekan terakhir. Dilema dihadapi pedagang karena tidak berani menaikkan harga jual minuman. 

“Kalau gulanya dikurangi, kasihan pembeli. Mereka pasti komplain rasanya beda. Kalau harganya saya naikkan, saya yang tidak tega,” keluhnya, kemarin (11/3).

Alasan tidak berani menaikkan tarif minuman, Fajar khawatir pelanggan lari. “Terpaksa untung jualan minuman berkurang. Padahal untung dari angkringan ya dari jualan minuman itu,” paparnya.

Tak angkringan, produsen kue dan roti juga mengeluhkan hal sama. “Belum bahan-bahan lainnya harganya juga naik. Untung sedikit tidak apa-apa yang penting usaha tetap jalan. Pelanggan tidak lari,” ujar Susanti, 34, produsen kue brownis kukus di Kecamatan Sambi. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP