alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Bupati Karanganyar: Ganti Salaman Dengan Salam Hormat 

14 Maret 2020, 22: 44: 33 WIB | editor : Perdana

Bupati Karanganyar: Ganti Salaman Dengan Salam Hormat 

KARANGANYAR - Setelah diyatakannya kejadian luar biasa (KLB) virus covid - 19 atau biasa disebut corona yang terjadi di kota Solo. 

Untuk mengantisipasi meluasnya virus tersebut masuk ke wilayah Kabupaten yang dikenal dengan sebutan bumi intanpari. Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengharapan agar tradisi salaman yang sebelumnya kerab dilakukan saat berjumpa dengan masyarakat. Untuk bisa diganti dengan salam hormat. 

"Ganti salaman dengan salam hormat, kepalkan tangan dengan siapapun dan tetap semangat menjaga kesehatan pribadi masing - masing, keluarga dan tentunya kabupaten Karanganyar," kata Bupati dalam siaran persnya yang tersebar di sejumlah media sosial. 

Orang nomer satu di pemerintahan kabupaten Karanganyar tersebut juga mengharaoakn agar masyarakat untuk tidak panik setelah mendapatkan informasi terkait dengan penyebaran virus corona yang ada di wilayah Soloraya. Yuli sapaan akrab bupati, mengajak masyarakat untuk melawan penyebaran tersebut dengan pola hidup yang sehat, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. 

"Sesering mungkin kita lakukan cuci tangan. Silahkan beraktifitas seperti biasa, dan anggap seperti tidak ada virus corona," jelas Bupati. 

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar Sujarno, menjelaskan pemerintah nantinya akan segera mengambil tindakan dengan menggelar rapat koordinasi. Dari informasi yang diperoleh, kegiatan Car Free Day yang biasa di lakukan setiap Minggu pagi di jalan lawu, sementara untuk ditiadakan dan dalam waktu dekat kegiatan TMMD sengkuyung tahap I tahun 2020 yang akan dilakukan awal pekan mendatang ditunda. 

"Ada beberapa yang ditiadakan kegiatannya karena melibatkan orang banyak. Nanti akan ada tindak lanjuti dan kita koordinasikan dengan dinas terkait untuk melakukan proses pencegahan," kata Sujarno. (rud)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia