alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

RSUP Klaten Isolasi 1 PDP, Pernah Kontak dengan Pasien Positif Korona

18 Maret 2020, 20: 15: 02 WIB | editor : Perdana

Juru Bicara Gugus Tugas  Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Klaten Anggit Budiarto

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Klaten Anggit Budiarto (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten menerima satu pasien dalam pengawasan (PDP) atau suspect Covid-19 pada Selasa (17/3) malam. Satu pasien itu merupakan seorang perempuan berumur 46 tahun berasal dari Kabupaten Sukoharjo. Dia memiliki riwayat kontak langsung dengan salah satu pasien positif korona.

”Sebelumnya sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Sukorharjo, kemudian di rujuk di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Saat ini sudah dirawat di ruang isolasi dengan kondisi secara klinis membaik,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Klaten Anggit Budiarto, Rabu (18/3).

Dijelaskan Anggit, yang bersangkutan sebelumnya memiliki gejala yang mengarah ke Covid-19. Mulai dari batuk hingga pilek, sebelum akhirnya mendapat perawatan secara intensif. Pihak rumah sakit pun telah mengirimkan sampel pasien untuk dites ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jogja.

Dibutuhkan waktu hingga empat hari untuk mengetahui hasil tes, apakah pasien yang dirawat di rumah sakit rujukan nasional itu positif terjangkit virus korona atau tidak. Meski begitu, pemantuan kondisi kesehatan terhadap pasien dilakukan sesuai prosedur yang ada.

”Untuk pengiriman sampelnya dilakukan hari ini, kita tunggu saja hasil tesnya. Nanti akan kami informasikan lebih lanjut. Tetapi memang yang bersangkutan memiliki kontak erat dengan pasien positif korona. Artinya ada di sekitar lingkungan kerja atau keluarga pasien sendiri,” jelas Anggit tanpa menyebut asal pasien positif korona tersebut.

Sebagai informasi, RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten merupakan salah satu rumah sakit rujukan nasional untuk penanganan Covid-19. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, hingga saat ini sudah terdapat tiga orang dengan status pasien dalam pengawasan (PDP). 

Meski begitu, dua PDP yang juga sempat dirawat di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten dinyatakan negatif korona. Namun, hingga kini terus dilakukan pemantauan selama 14 hari ke depan karena statusnya sudah turun menjadi orang dalam pemantauan (ODP).

”Secara keseluruhan orang yang masuk dalam pemantauan kami terdapat 90 orang. Termasuk mereka yang usai pulang dari luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Tiongkok maupun habis pulang dari umrah. Sekalipun tidak ada keluhan sama sekali, tetapi kita lakukan pemantauan setiap harinya,” jelas Anggit.

Sementara itu, Wakil Ketua I Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Klaten Cahyono Widodo terus mengimbau warga Klaten untuk menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia