alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsolo
Home > Nasional
icon featured
Nasional

Hamid Minta Pemerintah Pastikan Keamanan Pangan saat Wabah Covid-19

20 Maret 2020, 10: 29: 09 WIB | editor : Perdana

Anggota komisi IV DPR RI Hamid Noor Yasin.

Anggota komisi IV DPR RI Hamid Noor Yasin.

Share this      

JAKARTA –  Anggota komisi IV DPR RI Hamid Noor Yasin menanggapi pernyataan Kementerian Pertanian RI yang memastikan stok 11 kebutuhan pangan dalam kondisi aman di tengah merebaknya wabah virus korona (Covid-19). Ditegaskan Hamid, upaya penyediaan stok bahan pangan itu juga mesti diimbangi dengan regulasi sampingan yang prorakyat. 

Pasalnya, beberapa hari ini dia mendapat laporan terkait regulasi kementerian perdagangan yang makin memperbesar keran impor bawang putih. Tak hanya itu, ada juga arahan menteri perekonomian yang meminta mengeluarkan semua persetujuan impor bahan pokok, seperti gula, beras, dan sebagainya. 

"Ini kok tidak sejalan antara keyakinan menteri pertanian yang menepis isu stok pangan saat ini dalam kondisi menipis. Di sisi lain, semua keran impor pangan dibuka", tegas Hamid.

Politisi PKS ini menegaskan, mestinya tidak ada opsi langkah buka keran impor kembali. Terkait monitoring yang menemukan kelangkaan beberapa komoditas, menurut Hamid, perlu diduga ada permainan pedagang besar yang nakal dengan pola permaian menahan stok.

"Saat ini kan rupiah lagi jatuh, tentu barang yang masuk dari luar akan menggerus devisa. Sebaiknya opsi impor diabaikan dengan mengoptimalkan potensi dari dalam negeri. Ketersediaan pangan di undang-undang pangan kita itu bukan berasal dari impor, tapi disediakan dari negeri sendiri. Ini yang dimaksud kedaulatan pangan", ucap Hamid.

Politisi PKS ini menyarankan pemerintah agar pada penanganan dan peredaman Covid-19 tidak menganggu aktivitas usaha tani. Baik itu pada musim panen maupun persiapan pertanaman berikutnya. Regulasi khusus untuk mendukung dan memudahkan aktivitas usaha tani, terutama dalam penyediaan pangan, menjadi sangat strategis. 

"Saya meminta kepada pemerintah agar ada statemen dan regulasi yang ditetapkan untuk memastikan pendapatan petani yang memadai dengan kepastian harga yang baik, tidak diganggu akitivitas impor. Yang penting bagi seluruh masyarakat, ada jaminan akses pangan yang mudah didapat dengan harga normal,” pungkas legislator asal Jateng itu. (*/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia