alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Ganjar Prioritaskan Solo & Semarang, untuk Rapid Test Covid-19

21 Maret 2020, 06: 45: 59 WIB | editor : Perdana

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Share this      

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap bila mekanisme opsi rapid test (tes cepat) Covid-19 benar-benar diterapkan. Prioritas tes bakal dilakukan di Solo dan Semarang. Dua wilayah ini memiliki tingkat kasus tertinggi di Jawa Tengah. 

”Prioritasnya Solo dan Semarang. Itu dilihat dari hasil penelusuran (positif korona),”ungkap Ganjar usai memimpin rapat dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah, Jumat (20/3).

Ganjar belum tahu kapan tes tersebut akan dilakukan. Sebab, hingga saat ini belum ada kabar kapan alat tes cepat itu tiba di Indonesia. Bila nanti sudah diterima, dia mengaku siap menerjunkan tenaga kesehatan untuk mengaplikasikan kepada warganya yang diduga terjangkit Covid-19. 

Namun, dengan perkembangan seperti ini, kata Ganjar, wilayah seperti DKI Jakarta perlu mendapat prioritas tes cepat Covid-19.  ”Laboratorium kita juga bisa bantu buat VTM (virus transport medium). Jadi kalau pemeriksaannya harus lebih detail lagi. Tinggal ada beberapa peralatan yang harus dibeli dari luar. Prioritas setidaknya Solo dan Semarang,” imbuh Ganjar. 

Pada kesempatan itu, Ganjar juga mengajak pejabat di wilayahnya memberi contoh, dengan memeriksakan diri ke rumah sakit. Sehingga ketika seseorang tertular, gampang untuk melakukan isolasi dan pengobatan. 

”Saya angkat jempol kepada Wali Kota Bogor Arya Bima. Langsung saya WA dia. Dia hebat karena mau mendeklarasikan diri. Kalau kena kan diisolasi dan diobati. Ketika sudah sembuh dia akan imun,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Rabu (18/3), pasien positif korona asal Jatipurno, Wonogiri, meninggal setelah dirawat di RSUD dr Moewardi. Sampai saat ini sudah dua pasien positif korona yang meninggal di RSUD tersebut. Sementara yang dirawat ada tiga pasien positif.

Update kasus di Jawa Tengah, sampai saat ini ada 12 orang positif korona. Tiga di antaranya meninggal, sementara sembilan masih dirawat di rumah sakit. (bun/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia