alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Kasus Positif Covid-19 Jateng Jadi 14 Orang, Hasil Tracking 2.391 ODP

22 Maret 2020, 00: 39: 53 WIB | editor : Perdana

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Share this      

SEMARANG - Jumlah pasien positif Covid-19 di Jawa Tengah kembali bertambah menjadi 14 dari sebelumnya 12 kasus, Sabtu (21/3). Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengimbau agar bupati dan wali kota terus bergerak melakukan tracking jejak pasien dan kampanye hidup sehat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng Yulianto mengatakan, dua pasien baru positif Covid-19 tersebut telah dirawat beberapa hari di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto dan RSUD Kraton Pekalongan. Dari hasil tracking, kedua pasien tersebut tidak ada riwayat perjalanan dari luar negeri.

"Hanya saja, pasien dari Pekalongan ada keluarganya yang punya riwayat perjalanan luar negeri. Kedua pasien itu berjenis kelamin lelaki dewasa" kata Yuli, Sabtu.

Dengan tambahan dua pasien positif tersebut, kini total kasus Covid-19 di Jawa Tengah menjadi 14 orang. Tiga pasien di antaranya sudah meninggal. Sebanyak 138 pasien dalam pengawasan (PDP) dirawat dan sebanyak 2.391 berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, sampai saat ini 58 rumah sakit telah ditetapkan sebagi rujukan. Rumah sakit-rumah sakit tersebut menggunakan protokol kesehatan secara cepat setiap ada pasien yang ditetapkan positif Covid-19.

"Kita memantau secara intens dan juga dilapori bupati dan wali kota setempat. Mereka cukup serius. Sehingga kita bisa mengupdate terus dan memudahkan kita untuk menyiapkan langkah-langkah berikutnya," kata Ganjar.

Dalam beberapa hari terakhir, kata Ganjar, terjadi lonjakan yang cukup signifikan pada status ODP. Hal tersebut, lanjut Ganjar terjadi karena dua hal. Pertama, tingginya intensitas tracking yang dilakukan jajarannya. Serta banyaknya masyarakat yang proaktif memeriksakan diri.

"Jadi tidak usah takut untuk periksa. Kita menyiapkan skenario, jika positif langsung kita rujuk ke RS. 58 (RS) kita siapkan, ditambah rumah sakit swasta yang siap membantu. Kita juga bisa meminjam provinsi lain jika kekurangan tenaga medis," tandasnya.

Ganjar berharap masyarakat benar-benar menerapkan pola hidup sehat, mulai olahraga teratur, konsumsi makanan bergizi hingga istirahat cukup.

"Makanya kepada bupati dan wali kota saya mengatakan ini saatnya kita bergerak masif dengan menggerakkan tokoh agama, tokoh masyarakat sampai hansip dan lainnya untuk memberi pembelajaran kepada masyarakat," papar Ganjar. (JPG/wa/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia