alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Beri Rasa Aman, Semprot Seluruh Pasar

24 Maret 2020, 18: 23: 22 WIB | editor : Perdana

BUNUH VIRUS: Petugas menyemprotkan disinfektan di seluruh sudut pasar tradisional kemarin (23/3). Kegiatan ini dilakukan secara bertahap.

BUNUH VIRUS: Petugas menyemprotkan disinfektan di seluruh sudut pasar tradisional kemarin (23/3). Kegiatan ini dilakukan secara bertahap. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Guna memutus rantai penyebaran Covid-19 dan memberikan rasa aman kepada para pedagang dan konsumen, seluruh pasar tradisional di Kota Bengawan disemprot disinfektan secara bertahap.

"Sebanyak 44 pasar tradisional disemprot semua. Bertahap mulai Sabtu (21/3) sampai beberapa hari ke depan,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi, Senin (23/3).

Kemarin, sedikitnya enam pasar tradisional yang disemprot disinfektan, yaknni Pasar Tunggulsari, Pasar Sangkrah, Pasar Kembang, Pasar Kadipolo, Pasar Nongko, dan Pasar Kembang, sedangkan pada Sabtu lalu, sebanyak 28 pasar tradisional telah disemprot. Antara lain Pasar Klewer, Pasar Gede, Pasar Kliwon, Pasar Legi, Pasar Mebel, Pasar Ngarsopuro.

Bagi pasar yang menjual bahan pangan, penyemprotan disinfektan dilakukan setelah aktivitas transaksi rampung. “Kegiatan ini dilakukan secara gotong-royong. Juga melibatkan dinas lain agar pasar tradisional steril,” katanya. 

Disdag mengakui adanya kelesuan transaksi di pasar tradisional seiring merebaknya korona. Sebab itu, perlu dilakukan upaua agar masyarakat tidak takut datang ke pasar tradisional. Di antaranya memastikan kebersihan dan sterilisasi pasar.

"Usulan pedagang soal (penghentian sementara penarikan) retribusi pasar akan kami timbang. Sementara ini baru Pasar Legi yang retribusinya kami hilangkan karena posisinya sekarang juga dalam keadaan darurat. Kalau pasar lainnya atau PKL perlu dibahas lebih lanjut,” ujar Heru. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia