alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsolo
Home > Sragen
icon featured
Sragen

Bawaslu Tak Langgar Kode Etik

24 Maret 2020, 18: 41: 50 WIB | editor : Perdana

BERI KETERANGAN: Komisioner Bawaslu Sragen sudah merekrut panwascam sesuai prosedur.

BERI KETERANGAN: Komisioner Bawaslu Sragen sudah merekrut panwascam sesuai prosedur. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sragen sempat dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Bawaslu diadukan terkait dugaan pelanggaran kode etik dalam rekrutmen panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Namun laporan pada Bawaslu Sragen tak terbukti dan nama baik komisioner Bawaslu Sragen direhabilitasi.

Bawaslu Sragen sempat diadukan warga atas nama Sunarto. Bawaslu diduga melakukan pelanggaran kode etik dalam pelaksanaan perekrutan anggota Panitia Pengawas Kecamatan. Enam orang yang dilaporkan yakni Ketua Dwi Budhi Prasetya dan anggota yakni Edy Suprapto, Widodo, Raras Mulatsih, Khoirul Huda serta Yuni Setyowati selaku kordinator Sekertariat (korsek).

Pokok aduan antara lain terkait regenerasi dalam proses rekrutmen panwascam yakni mengambil panwascam lama sebanyak 28 orang dan orang baru 32 orang. Hal itu dinilai bukan berdasar usia sesuai peraturan perundang-undangan.

Selain itu tidak diumumkannya hasil tes tertulis dan tes wawancara secara luas. Lantas anggapan perlakuan yang tidak sama antara peserta seleksi yang baru dengan peserta seleksi yang pernah menjabat sebagai panwascam.

Hasil sidang pembacaan putusan DKPP di ruang Sidang DKPP RI pada Rabu (18/3) lalu memberikan putusan bahwa aduan pengadu ditolak seluruhnya. Sehingga DKPP merehabilitasi nama baik keenam teradu.

Ketua Bawaslu Sragen Dwi Budhi Prasetya menyampaikan, pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu seperti yang dituduhkan pelapor tidak terbukti. Dalam proses rekrutmen sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku. Putusan sidang juga merehabilitasi nama baik semua komisioner dan korsek bawaslu Kabupaten Sragen. Saat ini pihakya memilih fokus pada tugas pengawasan.

”Bawaslu Sragen sekarang fokus pada tugas-tugas pengawasan Pilkada 2020 demi kualitas demokrasi yang baik. Serta pilkada yang berintregitas dan bermartabat,” tuturnya. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia