alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Cegah Penyebaran Covid-19, BI Solo Karantina Uang Setoran Perbankan

25 Maret 2020, 09: 33: 44 WIB | editor : Perdana

Ilutrasi uang

Ilutrasi uang (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus korona (Covid-19), Bank Indonesia (BI) Solo mengarantina setoran uang yang diterima dari perbankan atau penyelenggara jasa pengolahan uang rupiah (PJPUR) selama 14 hari pada penerimaan setoran. Selain itu, juga dilakukan penyemprotan disinfektan saat transasi pembayaran.

"Upaya itu kami lakukan atas instruksi dari kantor pusat. Beberapa upaya lainnya juga kami lakukan, khususnya di bidang sistem pembayaran tunai," beber Kepala BI Solo Bambang Pramono kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Upaya tersebut bertujuan memperkuat higienitas perangkat yang digunakan dalam pengolahan uang rupiah. Bambang mendorong masyarakat untuk melakukan transaksi nontunai sebagai upaya memitigasi risiko penularan Covid-19.

"Kami juga memberhentikan sementara layanan tunai yang banyak melibatkan interaksi sosial, terhitung 16 Maret 2020. Yakni, layanan kas keliling, baik dalam kota maupun ke luar kota, layanan penukaran uang rusak, dan klarifikasi uang palsu oleh masyarakat maupun perbankan di seluruh Indonesia," sambungnya.

Penyemprotan disinfektan juga dilakukan di lingkungan kantor BI Solo agar tetap steril, di samping menyediakan hand sanitizer di lingkungan kantor. Terutama di tempat-tempat layanan, seperti loket setoran dan ruang tunggu penyetoran atau pembayaran.

"Bagi petugas kasir yang melayani setoran atau bayaran juga diwajibkan memakai masker dan sarung tangan," imbuhnya.

Bambang juga telah menerapkan social distancing dengan mengurangi rapat kegiatan tatap muka dan kontak fisik serta pengaturan jarak di dalam lift. Sejak 18 Maret, pihaknya juga sudah menerapkan mekanisme kerja work from home untuk unit nonkritikal. (aya/ria)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia